Jombang (beritajatim.com) – Meninggal secara tidak wajar, makam Abdul Aziz (23) di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Desa Palrejo, Sumobito, Jombang, dibongkar oleh petugas gabungan dari Satreskrim Polres Lamongan, Biddokkes Polda Jatim, serta Dokpol Polres Jombang, Rabu (13/3/2024).
Abd Aziz yang merupakan pekerja bengkel di Lamongan. Bengkel tersebut milik sang ayah, Khoiruman (52). Nah, pada Rabu (7/2/2024) sekitar pukul 15.00 WIB Khoiruman menemukan anaknya sudah tak bernyawa di dalam bengkel tersebut.
Awalnya, pemilik bengkel ban ini mengira kematian Aziz biasa saja. Makanya, dia menolak autopsi terhadap jasad sang anak. Aziz langsung dimakamkan di Desa Palrejo Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.
Seiring laju waktu, Khoiruman mulai curiga ada yang tidak beres dengan kematian sang anak. Karena di lokasi terlihat acak-acakan. Kulkas berantakan. Khoiruman semakin curiga ketika mengecek isi handphone milik korban dan menemukan transfer uang dalam jumlah besar ke nomor rekening seseorang.
Dari situ, pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Karanggeneng pada Jumat (16/2/2024). Dari sini, polisi kemudian memulai penyelidikan nomor rekening dengan bekerjasama bersama bank terkait.
Hasilnya, korps berseragam coklat mengamankan Nur Fadilah (27) Desa Kendalkemlagi, Karanggeneng. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh polisi, perempuan 27 tahun itu akhirnya mengakui telah membunuh korban dengan racun tikus.
Racun tersebut ditaburkan ke makanan seblak dan kemudian dimakan korban hingga tewas di bengkel. Nur Fadilah pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. “Kami minta pelaku dijatuhi hukuman setimpal,” katanya.
Khoiruman menambahkan bahwa pembongkaran makam anaknya itu untuk mencari bukti bahwa Aziz benar-benar meninggal karena diracun. “Harapan kami bukti tersebut bisa ditemukan oleh polisi,” kata warga Desa Palrejo Kecamatan Sumobito ini.
Pembongkaran makam korban sendiri dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas bersiaga di lokasi. Tak jauh dari liang lahat, petugas juga sudah menyiapkan kantung mayat warna kuning. Hingga pukul 14.00 WIB penggalian masih dilakukan. [suf]






