Surabaya (beritajatim.com) – Gedung pencakar langit At Ta’awun Tower milik Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya diresmikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Sabtu (9/3/2024).
Selain peresmian gedung 23 lantai tersebut, di kesempatan sama juga dilakukan Groundbreaking Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) UM Surabaya. Dua agenda ini juga bertepatan dengan Milad ke-40 tahun kampus.
Haedar mengatakan, dunia pendidikan dan kesehatan menjadi satu kesatuan yang terus disegerakkan untuk menjadi langkah dan amal usaha yang unggul berkemajuan seperti amanat Muktamar.
“Saya yakin Muhammadiyah mampu mencari titik temu untuk pengembangan ilmu kesehatan dan juga dunia pendidikan,” ujar Haedar.
Menurutnya, lompatan-lompatan UM Surabaya di bidang pendidikan tidak lepas dari perpaduan transformasi individual personal dan institusional.
“Orang-orang Muhammadiyah DNA-nya sudah melekat, jujur, amanah, dapat dipercaya, kerja keras, tapi juga rasional dan punya kesadaran yang tinggi. Ini adalah modal kita,” katanya.

Sementara itu, Rektor UM Surabaya Sukadiono menyampaikan, peresmian gedung At Ta’awun Tower ini sebagai kado Milad ke-40 tahun UM Surabaya. “Jadi, hari ini, 9 Maret 2024, kampus tepat berusia 40 tahun. Maka kami meresmikan gedung baru kami,” tuturnya.
Ia melihat, gedung ini menjadi salah satu gedung tertinggi yang dimiliki universitas negeri maupun swasta, di Jawa Timur. Nantinya, gedung ini akan menjadi pusat Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi.
“Harapannya akan menjadi penegas kemajuan akademik di bidang kesehatan yang ditunjang dengan kemajuan fasilitas yang beragam dan memadai bagi perkembangan UM Surabaya ke depan,” tandasnya. [ipl/ian]






