Surabaya (beritajatim.com) – Pemegang saham Bank Mandiri siap-siap terima bonusan. Sebab bank plat merah ini akan membagikan dividen senilai Rp 33,03 triliun kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung hari ini.
Nilai dividen tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah Bank Mandiri, mencerminkan laba bersih perseroan yang juga mencapai rekor tertinggi di tahun 2023, yaitu Rp 55,1 triliun. Sebesar 60% dari laba bersih tersebut dialokasikan untuk dividen, sedangkan sisanya ditahan untuk memperkuat modal dan pengembangan usaha.
“Dari total dividen yang dibagikan, Rp 17 triliun akan dialokasikan kepada Negara Republik Indonesia sebagai pemilik 52% saham Bank Mandiri. Kontribusi ini merupakan wujud nyata dukungan Bank Mandiri terhadap pembangunan nasional,” papar Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi.
Meningkatkan Kesejahteraan Pemegang Saham
Dividen per lembar saham Bank Mandiri (BMRI) mencapai Rp 353,95, naik 33% secara year on year (YoY). Hal ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan para pemegang sahamnya.
Performa Gemilang Bank Mandiri
Pencapaian Bank Mandiri di tahun 2023 menunjukkan kinerja yang gemilang. Aset Bank Mandiri menembus Rp 2.174,2 triliun, kredit mencapai Rp 1.398,1 triliun, dan DPK mencapai Rp 1.577 triliun.
Transformasi Digital
Bank Mandiri terus melakukan transformasi digital untuk meningkatkan layanan kepada nasabah. Super Apps Livin’ by Mandiri telah diunduh lebih dari 37 juta kali dan mencatat nilai transaksi lebih dari Rp 3.271 triliun di tahun 2023.
Optimisme untuk Masa Depan
Bank Mandiri optimis dengan prospek bisnis di tahun 2024 dan yakin dapat terus meningkatkan kinerjanya. Bank Mandiri berkomitmen untuk menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah dan berkontribusi pada kemajuan bangsa Indonesia. [rea/ian]






