Ponorogo (beritajatim.com) – Partai Nasdem diprediksi tidak lagi sebagai pemilik kursi terbanyak di DPRD Ponorogo pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Ya, diperkirakan perolehan kursi partai yang dipimpin oleh Surya Paloh itu menurun jika dibandingkan dengan Pileg 2019.
Partai Nasdem 5 tahun lalu atau Pileg 2019 menjadi pemenang dengan memperoleh 10 kursi di DPRD Ponorogo. Kali ini, diperkirakan jumlahnya turun. Berdasarkan hitungan internal partai tersebut, Pileg 2024 Nasdem diperkirakan hanya mendapatkan 7 kursi di DPRD Ponorogo. Sehingga sebanyak 3 kursi melayang.
“Berdasarkan hitung internal C1, kita yang sebelumnya mendapatkan 10 kursi, kini menjadi 7 kursi,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasdem Ponorogo, Sunarto, ditulis Selasa (5/3/2024).
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kursi Partai Nasdem anjlok di DPRD Ponorogo. Sunarto pun membeberkan beberapa penyebabnya. Di antaranya, legislatornya dari daerah pemilihan (Dapil) 2, yang sebelumnya pada Pileg 2019 berjuang dan lolos ke parlemen, tahun 2024 ini tidak maju lagi.
Kemudian, caleg dari Dapil 5 yang merupakan petahana, tidak lagi meneruskan tahapan Pileg 2024, dikarenakan sakit. Kemudian, caleg petahana dari Dapil 5, pada Pileg 2024 ini, yang bersangkutan tidak maksimal.
Sehingga perolehan suaranya tidak bisa menembus kursi DPRD Ponorogo. “Ada caleg incumbent yang tidak maju lagi, kemudian ada yang sakit dan satu lagi tidak bisa bertarung maksimal di Pileg 2024,” ungkap Sunarto.
Dari perkiraan memperoleh 7 kursi itu, Sunarto mengatakan bahwa dari 6 dapil yang ada di Kabupaten Ponorogo, semua dapil ada perwakilannya dari partai Nasdem. Khusus untuk Dapil 6, Nasdem Ponorogo memperoleh kursi yang sama, seperti Pileg 2019, yakni mendapatkan 2 kursi.
“Jadi masing-masing dapil atau 1 kursi dari Nasdem, kecuali untuk dapil 6, yang kembali mendapatkan 2 kursi. Yakni saya sendiri dan Pak Isnaini,” pungkasnya. [end/suf]






