Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah guru yang tergabung dalam forum guru yang telah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tuban 2023 dengan status P atau lulus passing grade mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban. Senin (04/03/20024)
Kehadiran mereka di kantor Dewan itu tak lain berharap aspirasinya dapat terakomodasi pada pengangkatan PPPK yang lolos passing grade 2023.
Menurut Ketua DPRD Tuban Miyadi menyampaikan, bahwa anggota Dewan sifatnya hanya menjembatani dan menampung aspirasi dari para forum guru tersebut, yang mana pada pertemuan hari ini pihaknya memanggil Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Tuban, Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban serta didampingi oleh Yayasan PGRI menggelar mediasi yang ketiga kalinya.
“Sudah barang tentu kami sebagai anggota Dewan bersama Komisi IV selaku yang membidangi ikut mendampingi mereka yakni forum guru bahwa harapan mereka bisa terakomodasi sesuai syarat dan ketentuan berlaku dengan regulasi yang ada,” ucap Miyadi.
Bahkan, sebelum pertemuan ketiga kali ini, Komisi IV DPRD Tuban Hj. Tri Astuti sudah lama mendampingi permasalahan ini dan berjuang bersama-sama agar Pemerintah Daerah (Pemda) bisa mengakomodasi keinginan para forum guru tersebut.
“Sehingga, perjuangan mereka dari Tuban ke Jakarta, dari Jakarta balik lagi ke Tuban ini semoga ada hasil dan diangkat menjadi PPPK, itu harapannya,” terang Miyadi.
Sementara itu, koordinator forum guru status P 2023, Mualifah mengucapkan terimakasih kepada anggota Dewan khususnya Ketua DPRD dan Komisi IV ibu Hj. Tri Astuti yang telah banyak membantu forum guru kaitannya dengan pengangkatan PPPK yang lolos passing grade 2023, baik yang serdik maupun nonserdik meskipun melalui 3 kali perekrutan.
“Kami percaya usaha kami tidak akan sia-sia dan Pemkab akan menjembatani serta mendorong kami, karena kami juga telah melaksanakan hak kewajiban mengikuti tes dan lolos passing grade,” tutur Mualifah.
Perempuan asal Jatirogo itu juga menambahkan, adapun total dari 393 itu terdiri dari P3 sebanyak 13 orang dan P4 Serdik dan Nonserdik sebanyak 380 orang yang tergabung dalam forum guru tersebut.
“Kami kesini sudah 3 kali audience mbak, 2 kali ke Jakarta kami menemui MenPAN-RB, 2 kali ke KemendikbudristekKemendikbudristek, yang terakhir di tanggal 23 februari 2024 kemarin kami langsung ditemui oleh Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani,” tutup Mualifah yang juga Ketua Himpaudi Jatirogo itu.
Berdasarkan pertemuan itu, BKPSDM Tuban mengakui bahwa peluang seleksi tahun 2024 ini rencananya yang diajukan hanya dibuka 120 formasi dan itu belum memenuhi harapan bagi mereka status P 2023 karena jumlahnya tidak sepadan yakni sebanyak 393 orang.
Oleh karenanya, forum guru ini juga masih menunggu regulasi dari MenpanRB pada akhir Maret atau April nanti. Serta Pemkab Tuban dapat membuka formasi yang lebih besar, yang disesuaikan dengan kebutuhan anggaran. [ayu/aje]






