Surabaya (beritajatim.com) – Suasana di Markas Brimob Polda Jatim di Jalan Raya Gresik No. 39 Surabaya terbilang normal. Personel Brimob beraktivitas seperti biasa.
Pukul 10.19 WIB:
Sebuah ledakan keras menggelegar dari arah Kantor Jibom Gegana Brimob Polda Jatim Jalan Gresik.
Ledakan terdengar hingga radius beberapa kilometer dan membuat warga sekitar panik.
Getaran ledakan terasa kuat dan menyebabkan kaca-kaca bangunan di sekitar markas bergetar.
Pasca Ledakan:
Asap hitam tebal mengepul dari lokasi ledakan.
Personel Brimob berhamburan keluar dari markas untuk mencari sumber ledakan dan mengamankan situasi.
Petugas pemadam kebakaran segera datang ke lokasi untuk memadamkan api yang muncul akibat ledakan.
Dampak Ledakan:
Beberapa bangunan di sekitar lokasi ledakan mengalami kerusakan, seperti kaca pecah, tembok retak, dan atap jebol.
Sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi ledakan juga mengalami kerusakan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun beberapa personel Brimob mengalami luka-luka ringan.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto mengonfirmasi ledakan yang terjadi di Markas Brimob Polda Jatim di Jalan Raya Gresik nomor 39 Surabaya pada hari Senin (4/3/2024) low ekplosif.
Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan pada kantor dan sebuah mobil.
“Ledakan tersebut low eksplosif dan murni karena kecelakaan,” ujar Kapolda. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ada kerusakan materiil pada kantor dan sebuah mobil berisi perlengkapan untuk meredakan bom.”imbuhnya.
Kapolda menjelaskan bahwa ledakan tersebut diduga berasal dari sisa-sisa bahan ledakan yang akan dimusnahkan.
Bahan-bahan tersebut disimpan di sebelah kantor datasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jatim karena belum tersedianya gudang yang standar. (ted)






