Jember (beritajatim.com) – German Academic Exchange Service (DAAD) mengundang Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dan 10 peguruan tinggi negeri lain di Indonesia untuk semakin mengintensifkan kerja sama antara universitas-universitas di Indonesia dengan University of Applied Sciences di Jerman.
Selain Unej, perguruan tinggi negeri lainnya yang diundang adalah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Syah Kuala, dan Universitas Hasanuddin.
Undangan kepada Universitas Jember ini merupakan bagian dari kerja sama yang sudah dijalin secara intensif dengan institusi-institusi di Jerman yang telah memasuki tahun ke-13 dengan dukungan pendanaan DAAD dan Uni Eropa.
DAAD Matchmaking Event ini diselenggarakan di Universitas Indonesia Depok, Jawa Barat, 29 Februari 2024, dan dihadiri Guido Schnieders, Direktur DAAD Regional Office Jakarta, dan Michael Harms, Deputy Secretary General DAAD Pusat di Bonn dan Berlin. Perwakilan dari kedutaan besar Jerman di Indonesia juga turut hadir dalam acara ini.
Rektor Universitas Jember Iwan Taruna mengatakan, kegiatan ini memungkinkan pimpinan perguruan tinggi negeri dari Indonesia dan Jerman saling bertemu langsung dan bertukar pikiran secara efisien. “Kami mengidentifikasi kemungkinan kerja sama dalam bidang yang spesifik. Dibandingkan universitas secara umum, University of Applied Sciences di Jerman merupakan universitas yang fokus dalam bidang-bidang keilmuan tertentu,” katanya, sebagaimana dilansir Humas Unej, Jumat (1/3/2024).
Menurut Iwan, atmosfer akademik yang dibentuk di University of Applied Sciences tidak hanya teoritis. “Tapi juga lebih banyak berorientasi pada implementasi dan aplikasinya secara nyata di masyarakat.” katanya, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Slamin, Koordinator Proyek PACE UP dan Erasmus KA171+ Universitas Jember, Prof. Kartika Senjarini, dan panitia proyek PACE UP dan Erasmus KA171+, Endah Puspitasari.
Iwan berharap ada hubungan yang sangat intensif antara Unej dengan berbagai industri, perusahaan sesuai dengan bidang keilmuaannya seperti media dan telekomunikasi, otomotif, industri berafiliasi dengan kimia dan kesehatan serta juga kewirausahaan dalam skala menengah maupun yang besar. [wir]






