Bojonegoro (beritajatim.com) – Proses mutasi pejabat Pemkab Bojonegoro akhirnya terlaksana. Setelah sebelumnya secara tiba-tiba ditunda. Pengambilan sumpah jabatan digelar di Ruang Angling Dharma Kantor Pemkab Bojonegoro, Kamis (29/2/2024).
Ada sebanyak 71 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Bojonegoro setingkat Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional yang dimutasi. Mutasi pejabat ini dilakukan untuk memberikan penyegaran iklim di birokrasi Pemkab Bojonegoro.
“Kita (Pemkab Bojonegoro) berharap ada ide-ide baru (dari para pejabat yang dimutasi,red),” ujar Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, Kamis (29/2/2024).
Pj Bupati Bojonegoro yang merangkap Direktur Transfer Dana Umum Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu menambahkan, ide-ide baru itu dibutuhkan karena Pemkab Bojonegoro masih konstan menghadapi aneka tantangan atau permasalahan masyarakat.
“Terutama (permasalahan,red) kesejahteraan masyarakarat. Dan, bisa membuat terobosan baru untuk menghadapi berbagai tantangan atau permasalahan di masyarakat,” tambah pria asal Palembang, Sumatra Selatan itu.
Diberitakan sebelumnya, mutasi pejabat Pemkab Bojonegoro awalnya dijadwalkan Jumat (23/2/2024). Namun, dibatalkan atau ditunda secara mendadak. Pembatalan itu karena Pj Bupati Bojonegoro harus hadir secara fisik di Jakarta.
Namun, diluar itu, isunya mutasi pejabat Pemkab Bojonegoro itu dibatalkan mendadak sebab ada intervensi mantan Bupati Bojonegoro. Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto namun tak merespon isu miring tersebut. [lus/kun]






