Malang (beritajatim.com) – Seni pantomim meramaikan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N
di Korwil (Kordinator Wilayah) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Selasa (27/2/2024).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 33 lembaga dengan 100 peserta dari berbagai bidang. Tujuan lomba berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 27 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Talenta Indonesia.
Yaitu, untuk mengembangkan talenta siswa yang kedepannya bisa membangun talenta yang baik, maju dan berkembang lebih jaya. Ada beberapa jenis lomba. Seperti menyanyi solo, tari kreasi, pantomim, menggambar cerita dan kriya.
“Untuk penentuan juara yaitu juara 1 dan 2 di masing-masing bidang. Kami berharap, pelaksanaan ini bisa berjalan lebih baik dan talenta-talenta Indonesia juga bisa membangun karakter lebih baik di masa yang akan datang,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Ahmad Abidul ditemui sebelum berlangsungnya kegiatan.
Sebelumnya, Kepala Kordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kecamatan Gedangan, Tukiran dalam pembukaannya meminta agar FLS2N dilaksanakan dengan senang dan gembira.
Kata Tukiran, kegiatan ini sebagai ajang untuk mencari talenta-talenta yang baik di masing-masing bidang. “Kami berharap talenta-talenta ini ke depan bisa mewakili Kecamatan Gedangan untuk dilombakan di tingkat Kabupaten Malang,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Tukiran, juga meminta kepada seluruh peserta agar berlomba dengan baik, tidak ada rasa minder serta menunjukkan kemampuan yang ia miliki dengan sesungguhnya.
“Anak-anakku jangan minder. Karena tujuan FLS2N sebagai ajang kita untuk mencari bibit untuk dilombakan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu tingkat Kabupaten Malang,” pungkas Tukiran.
Pantauan di lokasi acara, dari sejumlah seni yang tengah dilombakan, paling banyak mengundang perhatian para dewan guru serta pendamping yaitu lomba pantomim. Lomba ini tergolong paling unik.
Mengingat, pantomim adalah salah satu seni pertunjukkan yang merupakan seni pertunjukkan teater sejak abad ke-16, berasal dari bahasa latin ‘Pantomimus’ yang artinya meniru segala sesuatu.
Pantomim adalah seni pertunjukkan teater tanpa menggunakan suara, tetapi dengan menggunakan ekspresi dan gerakkan tubuh yang diiringi musik. Pada umumnya pertunjukkan pantomim bersifat humoris dan komikal. [yog/suf]






