Malang (beritajatim.com) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku atau PMK pada 700 ekor sapi di triwulan pertama 2024.
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat pun telah melakukan simbolis vaksinasi di peternakan yang ada di kawasan Tlogowaru, Kota Malang pada Senin, (26/2/2024).
“Jadi kita antisipasi secara rutin setiap 3 bulan sekali akan kita suntik oleh Dinas Ketahanan Pangan. Selain vaksin ada pemberian vitamin, ini gratis dari Dispangtan,” ujar Wahyu.
Wahyu menuturkan, total sapi di wilayah Kota Malang mencapai 1.500 ekor. Dari jumlah itu 700 diantaranya sudah disuntik vaksin PMK. Jumlah sapi yang divaksin akan terus bertambah karena proses vaksinasi masih berjalan.
“Tadi sudah kita suntik salah satu sapi. Sekarang dari triwulan pertama sudah menyelesaikan (vaksinasi) 700 ekor sapi,” imbuh Wahyu.
Vaksinasi ini dilakukan mulai Januari hingga Februari. Wahyu menegaskan sebenarnya di Kota Malang sebenarnya tidak ada temuan penyakit mulut dan kuku. Tetapi vaksinasi PMK dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus.
“Jadi ini memang untuk mengantisipasi, vaksin ini. Belum ada temuan PMK. Derah lain rata-rata angkanya sudah naik nah ini kita mengantisipasi saja agar tidak terjadi penyebaran di Kota Malang,” ujar Wahyu. (luc/ian)






