Malang (beritajatim.com) – Museum Musik Indonesia (MMI) bakal menggelar beragam rangkaian event untuk menyambut Hari Musik Nasional yang akan diperingati pada 9 Maret 2024 mendatang. Mereka juga ingin apresiasi sekaligus mengenang jasa WR Supratman sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Rencananya akan ada beragam event menghiasi rangkaian menyambut hari musik nasional itu. Mulai launching lagu mars MMI, launching buku koleksi MMI, hingga sharing session.
“Kami akan melaunching lagu mars MMI. Kemudian melaunching buku 20 koleksi unggulan MMI hingga apresiasi penyumbang koleksi MMI di Malang,” ujar Dewan Pengawas MMI, Hengki Herwanto, Minggu, (25/2/2024).
Hengki menjelaskan dalam launching buku 20 koleksi unggulan MMI adalah hasil kurasi dari sekitar 45.000 benda- benda koleksi museum dengan kriteria tertentu. Buku itu disusun oleh tim MMI dengan dukungan Wikimedia. Dalam buku 20 koleksi unggulan MMI terdapat aspek sejarah, pendidikan, pengetahuan hingga kebudayaan.
“Koleksi MMI yang ada saat ini tak hanya berasal dari Malang atau Indonesia saja. Namun juga ada koleksi dari luar negeri yang menghibahkan ke pihak MMI. MMI juga bakal menggelar sharing session bertajuk Life and Management Wisdom yang akan diisi oleh Ketua Dewan Pembina MMI, Pongki Pamungkas,” imbuh Hengki.
Ketua MMI, Ratna Sakti Wulandari mengungkapkan rangkaian perayaan hari musik nasional bakal digelar di hall UB TV yang berada di gedung rektorat Universitas Brawijaya. Kegiatan ini akan berlangsung pada 2 Maret 2024.
“MMI’s Band juga bakal dihadirkan dalam rangkaian event tersebut, mereka akan menyanyikan lagu-lagu populer dari era tahun 70 hingga 80 an,” ujar Ratna.
Disisi lain mereka akan melibatkan 200 tamu undangan. Ssperti, penyanyi keroncong dari Jakarta, Tuti Maryati selaku Kepala Yayasan Musikesatu, organisasi yang peduli pada pelestarian musik keroncong juga akan hadir.
“Salah satu misi beliau adalah membawa keroncong ke UNESCO untuk memperoleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia. Kami juga berencana untuk mengundang Tuti Maryati, seorang penyanyi keroncong berbakat yang namanya telah tenar di tahun 80 an,” ujar Ratna. [luc/but]






