Malang (beritajatim.com) – Meski digelar di akhir pekan, partisipasi masyarakat dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kota Malang menurun.
PSU tersebut dilaksanakan di 3 TPS wilayah Kecamatan Lowokwaru oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Malang pada Sabtu (24/2/2024). PSU dilakukan di TPS 14 dan 37 Kelurahan Mojolangu serta TPS 48 di Kelurahan Jatimulyo.
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memantau langsung pelaksanaan PSU bersama Ketua KPU Kota Malang Aminah Asminingtyas. Diketahui jumlah partisipasi pemilih di PSU menurun dibandingkan pemungutan suara pada 14 Februari 2024.
Seperti di 37 Kelurahan Mojolangu serta TPS 48 di Kelurahan Jatimulyo tingkat partisipasi di angka 50 persen. Hanya di TPS 14 Kelurahan Mojolangu tingkat partisipasi di angka 70 persen. Sedangkan total DPT di 3 TPS ini sebanyak 760 pemilih.
“PSU memilih waktu hari Sabtu karena hari Sabtu ini kan hari libur. Alhamdulillah tingkat kehadiran mereka itu 50 persen rata-rata di 3 TPS itu 50 persen. Malah ada yang 70 persen di TPS 14 Mojolangu,” ujar Wahyu.
“Tingkat partisipasi pemilih menurun tetapi kan masih di atas 50 persen malah ada yang 70 persen. Dan ini lebih cepat karena hanya pemilihan presiden saja,” imbuh Wahyu.
Wahyu menyebut, meski tingkat partisipasi pemilih tidak sebanyak pemungutan suara pada 14 Februari 2024, pelaksanaan PSU berjalan lancar dan baik. PSU berjalan cepat karena hanya untuk Pilpres.
“Semuanya berjalan lancar. Tadi sudah kita cek lancar semua. Surat suara sudah dikirim ke kecamatan. Saat ini akan direkap sekalian akan dihitung. PSU ini tidak mengganggu yang lain, target waktu berjalan sesuai semestinya,” ujar Wahyu. [luc/suf]






