Jakarta (beritajatim.com) – Penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di Liga 1 dipastikan molos dari jadwal. PSSI beralasan keterlambatan itu disebabkan faktor Sumber Daya Manusia (SDM) wasit.
Semula, PSSI menargetkan penerapan VAR di kompetisi Liga 1 dimulai pada Februari 2024. Namun hingga saat ini tidak ada tanda-tanda bahwa teknologi itu akan diterapkan.
Kemudian, muncul pernyataan baru dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1. Bahwa VAR baru bisa diaplikasikan selama Liga 1 seri championship pada 4-26 Mei mendatang.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun angkat suara terkait hal ini. Erick mengungkapkan alasan mengapa VAR tak kunjung diterapkan di Liga 1.
“Saat VAR diimplementasikan, SDM masih kurang. Padahal kami sudah mengadakan pelatihan tiga hingga empat kali,” ucap Erick dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (20/2/2024).
Meski terlambat, Erick tetap optimistis penerapan VAR di Liga 1 akan segera terwujud. Meskipun harus molor dari target awal yang dicanangkan.
“Namanya juga membangun SDM, pasti perlu waktu. Liga pasti akan menerapkannya (VAR) pada musim ini,” terang pria yang menjabat Menteri BUMN itu. (faw/ian)






