Surabaya (beritajatim.com) – Kasus perundungan alias bullying yang terjadi di SMA Binus International School Serpong, diduga tidak hanya libatkan anak artis, Vincent Rompies, melainkan anak jenderal hingga redaktur stasiun TV, Arief Suditomo.
“Katanya ada anak dari Arief Suditomo juga ya? Ini bapak2nya pada positive vibes nya, anak-anaknya pada blangsak,” ujar @h_rad***
Adapun viral di media sosial foto kertas yang berisi daftar nama pelaku dan keterlibatannya dalam perundungan tersebut, di antaranya ada Keanu, Gavin, Mada, Tommy, Zahran, Legolas, Elang, dan Raul.
Keanu
-Sudut -Mukul
-Bakar tangan pakai korek api
Gavin
-Mukul
-Ancam membunuh & melecehkan
-Jambak
Mada
-Ngatain, Mukul
Tommy
-Nendang kaki kanan
-Nonjok perut
-Pitting
Zahran
-Instruksi “kaderisasi”, push up, squat gendong orang
-Cubit dada 20x
Legolas
-Mengikat di tembok pakai gorden
-Megang tangan dari belakang
Elang
-Nyekek leher
Raul
-Mukul perut”
Dalam tangkapan layar unggahan warganet, disebutkan bahwa ada lebih dari 40 orang yang terlibat dalam kasus ini. Keselurahan memiliki peran masing-masing. Di mana beberapa di antaranya sudah di-skorsing dan dikeluarkan dari sekolah, termasuk Legolas, anak Vincent.
“Saya sempat berpikir apakah anak saya ada salah duluan, pernah mukul orang atau berantem kenapa? Tapi ternyata itu cuman ditatar kaka kelasnya yang katanya agar mentalnya kuat,..” tulis @mamaallena, akun Instagram orang korban.
Seorang warganet yang mengikuti trending di media sosial ini bahkan turut mempertanyakan ketidaktahuan pihak sekolah, karena diduga perundungan serupa sudah terjadi selama 9 generasi.
“Soal Geng Tai yang libatkan anak Vincent, itu geng katanya sudah 9 generasi. Jadi, sudah sudah mengakar macam lingkaran setan. Pelaku bully, dulunya adalah korban, terus sekarang lagi bully korban buat jadi pelaku beberapa tahun lagi. Aneh sih kalau pihak sekaloh tak tahu,” heran @Arief***. [fyi/aje]






