Banyuwangi (beritajatim.com) – Komisioner KPU Banyuwangi Ari Mustofa menyebut ada dua calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten yang meninggal sebelum pemungutan suara. Pertama Almarhum Agus Tarmidi dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan Sholihin dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Kedua caleg tersebut bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) 2. Meliputi, Kecamatan Rogojampi, Blimbingsari dan Srono.
“Yang masuk ke kami menjelang akhir-akhir pencoblosan tanggal 14 itu ada dua caleg yang meninggal dunia, satu dari PKS dan PKN,” kata Ari, Selasa (20/2/2024).
Meski demikian, kata Ari, baik keduanya maupun dari perwakilan partai belum memberikan informasi resmi ke KPU Banyuwangi.
“Keduanya sama-sama tidak memberikan pemberitahuan ke kami,” ungkapnya.
Meski kedua caleg tersebut telah meninggal, namun namanya masih tercatat dalam daftar calon tetap (DCT) Caleg DPRD Banyuwangi. Sehingga, saat pencoblosan berlangsung uniknya mereka masih mendapatkan suara.
Almarhum Agus Tarmidi dari PKN jumlah suara berdasarkan hasil si rekap KPU tersebut sejauh ini hingga (20/2/2024) sebanyak 8 suara. Sementara, Almarhum Sholihin mendapat 11 suara dari 6 caleg PKS di Dapil 2.
Pemilu serentak 2024 kembali mengukuhkan diri sebagai agenda kolosal demokrasi yang menjadikannya pemilu serentak satu hari terbesar di dunia dengan kerumitan teknis yang begitu luar biasa. Pemungutan suara dilaksanakan di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, 83.771 kelurahan/desa, dan 128 kantor perwakilan Republik Indonesia.
Terdapat 823.236 tempat pemungutan suara (TPS), dengan rincian 820.161 TPS dalam negeri dan 3.075 TPS luar negeri yang melayani total 204.807.222 orang dalam daftar pemilih tetap (DPT).
Pemilu serentak 2024 kembali mengukuhkan diri sebagai agenda kolosal demokrasi yang menjadikannya pemilu serentak satu hari terbesar di dunia dengan kerumitan teknis yang begitu luar biasa. Pemungutan suara dilaksanakan di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, 83.771 kelurahan/desa, dan 128 kantor perwakilan Republik Indonesia.
Terdapat 823.236 tempat pemungutan suara (TPS), dengan rincian 820.161 TPS dalam negeri dan 3.075 TPS luar negeri yang melayani total 204.807.222 orang dalam daftar pemilih tetap (DPT).
[rin/aje]






