Surabaya (Beritajatim.com) – Polrestabes Surabaya masih mengejar 3 perampok yang menyatroni Indomaret Pagesangan, Sabtu (17/02/2024). Diketahui, aksi perampokan itu dilakukan oleh 4 orang. Mereka adalah AS (26) warga Jombang, DW (24) warga Sidonipah, Surabaya, M (37) warga Bangkalan, dan R yang belum diketahui lengkap identitasnya. Dari keempat orang itu hanya AS (26) yang sudah ditangkap polisi.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran kepada 3 pelaku yang masih berkeliaran. Anggota kepolisian sempat mengejar salah satu pelaku berinisial M di Bangkalan, Madura. Namun, pelaku berhasil kabur terlebih dahulu.
“Kami temukan mobil Terios warna putih yang digunakan oleh para pelaku dalam melakukan aksi perampokannya,” kata Hendro, Senin (19/02/2024).
Dari mobil yang disita itu, polisi menemukan seperangkat alat las yang digunakan untuk menjebol mesin ATM. Selain itu polisi juga menemukan 1 tabung LPG 3 kilogram, 2 tas warna hitam dan 1 karung (30 slop rokok) hasil rampokan.
“Saat ini kami masih menginterogasi tersangka AS yang kami amankan. Kami juga masih menyelidiki kasus ini doakan pelaku lainnya tertangkap,” imbuh Hendro.
Diketahui, perampokan ini diotaki oleh mantan karyawan Indomaret yang menjadi target. Pria berinisial DW (24) yang masih menjadi mahasiswa itu lantas mengajak rekannya AS (26). Lalu AS mencari anggota lain dan berhasil merekrut R yang berperan sebagai tukang las yang merusak brankas dan M sebagai penyandang dana aksi yang dijanjikan akan dibagi 20 persen hasil rampokan.
Aksi mereka gagal lantaran alarm dari mesin ATM berbunyi saat mereka melakukan pengelasan untuk membobol mesin. Mereka pun panik dan kabur sambil membawa 30 slop rokok dan 12 box celana dalam merk GT Man. (ang/ian)






