Sampang (beritajatim.com) – Setelah dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, suara pasangan Capres-Cawapres 02 Prabowo-Gibran unggul dari Paslon lainya.
Hasil rekapitulasi TPS 18, Paslon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 1 Anies-Muhaimin mendapatkan suara sebanyak 81, sedangkan Paslon Capres-Cawapres nomer urut 2 Prabowo-Gibran mendapatkan suara sebanyak 124, sementara Paslon Capres-Cawapres nomer urut 3 Ganjar-Mahfud hanya mendapatkan satu suara.
Menurut Sahril, Panwaslu Kelurahan/Desa (TKD) Desa Pandan, mengatakan jumlah Daftar Pemilih Tetap di TPS 18 sebanyak 284 sementara hasil rekapitulasi total warga yang mengunakan hak suaranya sebanyak 206. Artinya 78 warga di TPS tersebut tidak mencoblos.
Sekedar diketahui, TPS 18 Desa Pandan mengelar PSU hasil rekomendasi Panwaslu setempat pasca melakukan kajian video pencoblosan massal oleh sejumlah remaja.
Muhali ketua Panwaslu yang hadir memantau jalanya PSU di TPS 18 mengatakan. Bahwa video viral pencoblosan massal surat suara Pilpres di Sampang memang benar. Sehingga pihaknya merekomendasi kepada Panwascam dan diteruskan ke PPK hingga ke KPU agar dilakukan PSU.
“Setelah kita melakukan kajian yang ada di TPS 18, kami menemukan adanya indikasi pelanggaran pasal 372 UU nomer 7 Tahun 2012, dimana orang ya tidak berhak kemudian melakukan pencoblosan maka bisa dilakukan PSU,” ujarnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, video amatir durasi 47 detik yang mengambarkan sekitar 6 anak di bawah umur bekerjasama dan berbagi tugas mencoblos satu-persatu surat suara viral setelah Pemilu 14 Februari 2024 dilaksanakan.
Dari hasil pengamatan mata telanjang, diduga kuat mereka sengaja mencoblos surat suara untuk Pilihan Presiden (Pilpres) nomer urut 02. [sar/aje]






