Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 94 anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Kabupaten Jombang mengalami kelelahan alias ngedrop usai melaksanakan tugas. Dari jumlah tersebut 7 di antaranya dilarikan ke rumah sakit.
“Selama Pemilu kami mengerahkan petugas kesehatan untuk melayani para petugas Pemilu maupun masyarakat yang menggunakan hak pilihnya,” kata Plt Kepala Dinkes (Dinas Kesehatan) Jombang Syaiful Anwar, Sabtu (18/2/2024).
Syaiful mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan pada 14 Februari 2024 kemarin. Hasilnya, ada 94 obyek yang ditangani. Baik unsur penyelenggara Pemilu maupun pemilih.
“Keluhannya berbeda. Mulai pusing, mual kelelahan dan lain-lain. Meski begitu, mayoritas mereka sudah sehat setelah mendapatkan perawatan dan pengobatan petugas kesehatan,” ujarnya.
Nah, dari jumlah 94 orang yang ditangani, ada tujuh yang di rujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Walhasil, setelah mendapatkan perawatan intensif, ada tiga yang sudah sembuh dan diperbolehkan pulang per Jumat (16/2/2024). Sedangkan, ada empat yang masih menunggu observasi.
Direktur RSUD Jombang dr Ma’murotus Sa’diyah Mkes menyampaikan, ada dua anggota KPPS yang masuk di RSUD Jombang pada Rabu (14/2/2024). Hanya saja, Ning Eyik, sapaan akrabnya belum bisa menyampaikan sakit apa yang diderita dua anggota KPPS tersebut.
Namun, mereka sempat menjalani perawatan intensif. Setelah mendapatkan perawatan, dua anggota KPPS itu dinyatakan sehat. Per Jumat (16/2), mereka sudah diperbolehkan pulang.
“Hanya diinfus, lalu diperbolehkan pulang” pungkas Ning Eyik. [suf/beq]






