Malang (beritajatim.com) – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang (FKIP Unisma) melaksanakan kegiatan wisata publikasi kelembagaan ke kabupaten Gresik. Kegiatan pada Kamis (15/2/2024) ini rutin dilakukan tiap tahun oleh FKIP Unisma dalam rangka wisata civitas akademika dan publikasi mengenalkan FKIP kepada masyarakat luas.
Dekan FKIP Unisma Dr. Hasan Busri, M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan ini untuk mengenalkan prodi yang ada di FKIP Unisma melalui kegiatan seperti workshop untuk guru dan siswa. Rangkaian kegiatan wisata publikasi kelembagaan tahun ini terdiri dari workshop pengembangan perangkat pembelajaran dan workshop penelitian tindakan kelas di dinas pendidikan kabupaten Gresik.
“Ada juga pelatihan publik speaking di MAN 1 Gresik. Kemudian sosialisasi prodi yang ada di FKIP unisma di beberapa sekolah yang ada di kabupaten Gresik. Ada pula kegiatan wisata kelembagaan yang diisi dengan kegiatan temu alumni di wisata kuliner BBC,” ungkap Hasan Busri.
Temu alumni FKIP unisma Malang mengusung tema merangkai kisah menjalin silaturahmi. Peserta yang hadir sekitar 50 orang terdiri dari alumni prodi yang ada di FKIP unisma dan telah berkarir di daerah kabupaten Gresik. Hadir juga alumni mahasiswa PPG yang pernah menempuh pendidikan di Unisma.
“Tujuan kegiatan temu alumni salah satunya adalah menjalin silaturahmi antara fakultas dengan para alumni. Kami merasa senang karena dapat bertemu dan bercengkrama dengan alumni. Testimoni para alumni akak kami jadikan masukan untuk perbaikan FKIP menjadi fakultas yang lebih baik,” kata Dekan FKIP tersebut.
Hasan Busri menyampaikan bahwa saat ini FKIP Unisma sedang menerima pendaftaran mahasiswa baru. Terkait hal tersebut, dekat berpesan pada alumni agar menjadi duta ambassador fakultas dalam mengenalkan prodi yang ada di FKIP Unisma pada masyarakat luas.
“Jika ada alumni apabila yang punya keluarga dan teman yang hendak melanjutkan studi di perguruan tinggi agar melanjutkan studinya di FKIP Unisma,” katanya menegaskan di tengah forum.
Salah satu alumni FKIP Unisma, Muhammad Hakim menyampaikan bahwa alumni menyambut baik kehadiran civitas FKIP Unisma. Meski dalam pelaksanaan terkesan mendadak, tetapi alumni mensupport dengan menyediakan tempat dan konsumsi.
“Dengan senang hati kami siap membantu publikasi FKIP Unisma agar semakin dikenal masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini juga diadakan sesi testimoni mengenang masa lalu saat masih kuliah. Salah satu alumni Faruk dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang kini menjadi guru bahasa Indonesia di MAN 1 Gresik.
Ia menceritakan masa lalu semasa kuliah dengan rambut gondrongnya yang pernah diusir dekan FKIP dari perkuliahan. Kelak, hal tersebut menjadi motivasi bagi dirinya untuk berkarir menjadi guru. Menurutnya profesi menjadi guru itu keren.
Sementara itu, terdapat tiga workshop yang dilakukan di kabupaten Gresik. Pertama, workshop pengembangan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris. Workshop ini disampaikan oleh Dr. Sri Wahyuni, M.Pd, Dr. Sunismi, M.Pd., dan Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.
Kedua, workshop penelitian tindakan kelas dan penulisan artikel ilmiah oleh Prof. Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd dan Dr. Alfan Zuhairi, M.Pd. Terakhir, workshop public speaking bagi Siswa SLTA Sederajat di MAN 1 Gresik oleh tim dosen FKIP Unisma. (dan/ian)






