Malang (beritajatim.com) – Rumah Sedekah Nahdlatul Ulama (NU) menggelar peringatan hari lahir (harlah) ke-3 dengan memberikan santunan pada 60 anak yatim piatu dan duafa. Acara ini juga dikemas dengan pengajian peringatan isra’ wal mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Acara yang dilangsungkan pada 14 Februari 2024 malam ini, juga sebagai bentuk pemberi kasih sayang pada yatim dan dhuafa di hari kasih sayang. Founder Rumah Sedekah NU, K.H. Noor Shodiq Askandar menjelaskan bahwa pemberian santunan sebagai gerakan konkrit sentuhan kasih sayang untuk anak yatim dan duafa.
“Hari kasih sayang tampaknya benar-benar dirasakan oleh anak yatim piatu binaan Rumah Sedekah NU. Mereka tidak hanya menerima santunan saja, melainkan juga mendapat hadiah 4 sepeda untuk menunjang aktivitas pendidikan,” ungkap pria yang menjadi pondok pesantren Manbaul Ulum Malang tersebut pada Kamis (15/2/2024).
Gus Sodiq turut bahagia dengan suasana penuh kehangatan saat santunan. Rumah sedekah NU pun sudah 3 tahun konsisten dalam memberikan kebahagian kepada anak-anak binaannya. “Syukur Alhamdulillah, program sosial terus kita lakukan, mulai dari kegiatan sedekah on the road, ahad manfaat, dan banyak lagi kegiatan insidental yang Rumah Sedekah lakukan,” tutur Gus Shodiq.
Menurutnya, semua kegiatan tidak akan bisa terlaksana oleh satu orang saja, tetapi terbentuk dari jerih payah gotong royong tim dan mitra Rumah Sedekah NU. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas banyak hal yang semua pihak lakukan untuk kemaslahatan umat.
“Kami memohon maaf, barangkali dalam pelaksanaanya, Rumah Sedekah NU belum bisa memberikan semua hal yang panjenengan butuhkan. Setidaknya, rumah sedekah NU berusaha hadir di segala kondisi dimana masyarakat membutuhkan kami,” ucapnya.

Menurut Gus Shodiq, peringatan Harlah Rumah Sedekah yang ke-3 ini menjadi cermin kebersamaan dan kepedulian masyarakat. Semangat berbagi dalam acara ini terus menginspirasi untuk melakukan amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh agama, akademisi, aparat keamanan, dan seluruh peserta yang telah ikut serta meriahkan acara ini. Semoga Rumah Sedekah NU terus jadi garda terdepan membantu mereka yang membutuhkan dan semoga kebaikan yang telah dilakukan menjadi ladang amal yang tak ternilai,” katanya.
Gus Shodiq juga mengajak agar terus menjalin kebersamaan, menjaga semangat gotong-royong, dan menyebarkan kasih sayang di sekitar kita. “Terima kasih atas partisipasi dan doa restu dari seluruh pihak. Semoga keberkahan senantiasa menyertai kita semua,” katanya menutup.
Saat seremonial Harlah ke-3 Rumah Sedekah NU turut hadir K.H. Munir Amrulloh yang memberikan mauidhoh hasanah. Hadir juga, Rektor Universitas Islam Malang Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., Kapolres Kota Malang, Direktur Bank Jatim Syari’ah Arif Wicaksono, dan Ketua MWC NU Kecamatan Dau. (dan/kun)






