Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah minimarket yang terletak di Jalan Raya Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/2/2024) dibobol kawanan maling. Pelaku berhasil membobol gawang dan membawa kabur uang senilai Rp23.900.000, rokok dan kosmetik.
Pencurian tersebut diketahui salah satu karyawan saat membuka minimarket sekira pukul 06.00 WIB. Saat masuk ke gudang di ruang sisi belakang minimarket, sejumlah barang yang ada di dalam rokok sudah dalam kondisi berantakan di lantai.
Pencurian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sooko. Tak lama Tim Inavis dari Satreskrim Polres Mojokerto datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara minimarket yang terletak di jalur nasional tersebut tutup untuk memudahkan penyelidikan.
“Keterangan dari shif 1 tadi saat buka toko. Masuk tidak ada apa-apa (hal yang mencurigakan), kemudian masuk ke ruang gudang belakang. Barang-barang sudah jatuh semua, brankas sudah dalam keadaan jebol,” ungkap salah satu karyawan minimarket, Sodik.
Masih kata Sodik, para pelaku masuk ke dalam minimarket melalui belakang dengan cara menjebol tembok. Diduga para pelaku sudah profesional lantaran sebelum menjalankan aksinya, para pelaku mengambil memori Closed Circuit Television (CCTV) minimarket sehingga aksi pelaku tak terekam CCTV.
“Masih dicek apakah masih bisa dilihat rekamannya apa tidak soalnya memori CCTV diambil. Dijebol, belum tahu (jumlah pelaku). Tidak bisa kalau satu orang, brankasnya saja berat bisa pindah. Jebol mur di bagian bawah brangkas sampai dibawa ke gudang tengah, posisinya di samping,” katanya.
Setelah berhasil membuka isi brankas, para pelaku berhasil membawa uang di dalam brankas senilai Rp23.900.000. Para pelaku juga mengambil berbagai jenis rokok yang ada di etalase belakang kasir serta berbagai merk kosmetik di etalase bagian tengah minimarket.

“Masih dicek apa saja yang hilang, yang kelihatan uang, rokok dan kosmetik. Kejadiannya tidak tahu jam berapa, saya shif 2 tadi malam keluar dari sini sekitar pukul 23.45 WIB. Semua sudah terkunci, brankas juga aman. Ya tahunya shif 1 tadi pagi pas buka toko, barang-barang di gudang sudah berantakan, jatuh ke lantai semua,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Imam Mujali mengatakan, kasus pencurian di minimarket yang terletak Jalan Raya Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tersebut masih dalam penyelidikan. “Tim Pidum sudah backup Polsek Sooko,” tegasnya. [tin/suf]






