Malang (beritajatim.com) – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (PMM UMM) kelompok 79 gelombang 2 berinisiatif untuk membuat rancangan cafe di desa Pojok, Dampit, kabupaten Malang. Kegiatan tersebut dimulai dari tanggal 22 Januari 2024 selama satu bulan sampai 22 Februari 2024.
Koordinator kelompok, Chondro Harum Waluyani menjelaskan bahwa program kerja pembuatan rancangan cafe meliputi beberapa hal. Mulai dari desain cafe, rencana anggaran belanja cafe, dan lokasi di desa Pojok, tepatnya di samping Balai Desa.
“Acara ini berkolaborasi dengan pengurus desa Pojok, Dampit, kami bersama merencanakan rancangan pembangunan Cafe di Desa Pojok,” ujar Chondro Harum, pada Rabu (14/2/2024)..
Design cafenya, lanjut Chondro, dibuat minimalis modern dengan mengambil tema yang banyak unsur kayu. Sementara itu, dana pembangunan berasal dari dana desa dan eksekusi pembangunan juga dari desa, PMM hanya membuat desain dan rancangan.
Melalui pengembangan cafe, PMM UMM berharap dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Terutama menciptakan lapangan kerja baru bagi penduduk desa dan untuk mengembangkan potensi Desa Pojok.
“Kami harap tidak hanya konsep Cafe, tetapi masyarakat desa Pojok juga bisa mengembangkan secara pasti menjadi konsep usaha untuk desa dan menciptakan lapangan pekerjaan baru,” ucap mahasiswa teknik sipil semester 5 itu.

Ketua PMM kelompok 79 memandang, cafe dapat menjadi pusat interaksi sosial dan budaya,
menciptakan ruang untuk pertemuan komunitas, dan mempromosikan keberagaman lokal. Pengembangan cafe juga bisa menjadi sarana untuk mengangkat potensi kuliner dan pengusaha lokal.
“Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di desa, diharapkan masyarakat dapat merasakan peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi. Selain aspek ekonomi, pengembangan cafe juga dapat memperkuat identitas dan citra desa,” ungkapnya.
Cafe membuat desa jadi lebih menarik bagi pengunjung serta memberikan dampak positif terhadap pembangunan infrastruktur dan fasilitas
umum. Oleh sebab itu, tujuan PMM UMM tidak hanya mencakup aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial, budaya, dan lingkungan untuk mencapai pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.
“Alhamdulillah respon warga dari desa sendiri mendorong dan mendukung. Apalagi kami membawa perubahan yang baik kepada desa,” katanya menutup. [dan/aje]






