Surabaya (beritajatim.com) – Proses penghitungan suara Pemilu 2024 telah dimulai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (14/2/2024). Hingga pukul 21:30 WIB, berdasarkan data real count yang tersedia, pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, telah meraih 7,13 juta suara atau sekitar 56,17%.
Sementara itu, pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, mendapatkan 3,03 juta suara atau sekitar 23,87%. Sedangkan pasangan calon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, memperoleh 2,53 juta suara atau sekitar 19,96%.
Hasil quick count yang dirilis oleh beberapa lembaga survei juga menempatkan Prabowo-Gibran jauh di atas dua pasangan calon lainnya.
Sementara itu, dalam respons terhadap hasil real count, Co-Captain Timnas AMIN, Thomas Trikasih Lembong, mengungkapkan tim masih optimis terkait kemungkinan adanya putaran kedua dalam Pemilu 2024.
Tom Lembong menyampaikan, “Kami sangat positif dan optimis akan masuk putaran kedua. Ini fenomena yang juga terjadi di banyak negara.”
Ia menegaskan bahwa angka hasil perhitungan suara masih terus berubah dan mengingatkan untuk tidak membuat kesimpulan terlalu cepat.
“Angka-angka awal akan terus berubah, mungkin dalam beberapa hari ke depan, jadi kita harus bersabar dan tidak terburu-buru dalam membuat kesimpulan,” ujarnya.
Tom Lembong juga menekankan pentingnya untuk tidak terbawa emosi sesaat oleh hasil quick count. Ia menyatakan optimisme timnya untuk masuk ke putaran kedua dan meminta agar semua pihak tidak terlalu terpengaruh oleh sensasi atau emosi sementara.
Di sisi lain, Anies Baswedan telah menanggapi hasil quick count yang menempatkan pasangannya di posisi kedua dengan mayoritas suara. Anies mengimbau publik untuk tidak tergesa-gesa dalam menarik kesimpulan. [ian]






