Pasuruan (beritajatim.com) – KPU Kabupaten Pasuruan terus lakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat untuk datang ke TPS dan melakukan pencoblosan. Hal ini dilakukan karena adanya kenaikan target kenaikan partisipasi pemilih pada 2024 ini.
Menurut anggota KPU Kabupaten Pasuruan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Suyatmin berharap ada peningkatan partisipasi. Dirinya menargetkan sebetar 86 persen atau meningkat 0,08 persen dari pemilu tahun 2019.
“Targetnya ada peningkatan partisipasi dari pemilu 2019 lalu dan saat ini. Kalau pilpres tahun 2019 lalu mencapai 85,92 persen dan kali ini setidaknya bisa tembus 86 persen,” katanya.
Tak hanya itu, Suyatmin jugabmengatakan bahwa selama ini telah melakukan sosialisasi di berbagai kalangan. Mulai dari pemilih perempuan, disabilitas, sosial, hingga komunitas netizen. Tak luput pula pemilih pemula seperti pelajar dan juga mahasiswa.
Tak hanya sosialisasi tatap muka, KPU Kabupaten Pasuruan juga melakukan sosialisasi melalui sosial media dengan target para anak muda dan juga milenial. Suyatmi juga mengatakan bahwa pemilih milenial di Kabupaten Pasuruan sangat mendominasi.
Bahkan prosentasi pemilih milenial mencapai 32,7 persen, sedangkan Gen Z masih di angka 22,5 persen. “Kalau kombinasi antara milenial dan Gen Z sekitar 55 persen,” tambahnya.
Diketahui saat ini petugas KPPS juga sudah menyampaikan ajakan untuk menggunkan hak pilihnya. Hal ini dilakukan saat petugas KPPS menyerahkan C Pemberitahuan di tiap rumah warga. (ada/kun)






