Mojokerto (beritajatim.com) – Pemandian De Qoem-Qoem di area Wana Wisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto jadi pilihan tepat mengisi libur panjang. De Qoem-Qoem yang merupakan kolam berendam di air panas ini memberikan sensasi kongkow yang anti-mainstream.
Untuk menemukan lokasi ini cukup mudah. Pengunjung cukup masuk ke area Wana Wisata Air Panas Padusan. Lokasi pemandian berada tepat di depan loket kedua di area Wana Wisata Air Panas Padusan.
Untuk bisa berendam di kolam air panas De Qoem-qoem, pengunjung dikenakan biaya Rp150 ribu menikmati air pegunungan selama durasi jam. Dengan delapan kolam, tempat ini buka setiap hari tanpa ada jam tutup alias buka 24 jam.
Pengunjung tak perlu ragu dengan kebersihan karena pengelola telah bekerja secara profesional. Setiap kolam yang telah digunakan, langsung dikuras. Air di kolam dibuang dan diganti dengan yang baru.
Proses pembersihan ini, dipastikan tak menunggu waktu panjang. Karena sumber air panas ini sangat melimpah dan bisa diganti dalam waktu cepat. Yakni hanya setengah jam pengisian kolam, pengunjung langsung bisa merasakan berendam air panas.
Saat musim libur panjang seperti kali ini, jumlah pengunjung di kolam De Qoem-Qoem naik hingga 30 persen. Meski diakui kenaikan jumlah pengunjung ini juga dipengaruhi faktor cuaca. Saat hujan, jumlah pengunjung menurun.
Penjaga tiket, Wagiman mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung tidak jauh beda dengan hari biasa karena musim hujan. “Paling ya 30 persen dari hari biasa. Kalau hari biasa, yang sewa 3-4 kolam tapi kalau pas liburan seperti ini semua kolam penuh,” ungkapnya, Sabtu (10/2/2024).
Setiap kolam memiliki kapasitas 12 orang dengan durasi waktu 1,5 jam, 1/2 jam pengisian kolam dan 1 jam untuk berendam. Pengunjung bisa menikmati air panas sekali pakai sehingga setiap pengunjung bisa menikmati air panas yang baru diisi.
“Untuk airnya satu kali pakai jadi tidak ada air sisa, sebelum dipakai dibersihkan dulu lalu diisi air yang baru. Dari semua wahana, paling panas di sini. Yang ditawarkan di sini lebih ke air panas, ini dari atas dari Kedung Kodam kita gali sendiri,” ujarnya.
Salah satu pengunjung, Dwi mengatakan, ia sengaja datang ke De Qoem-Qoem untuk menikmati berendam di kolam air panas.
“Katanya di sini paling panas jadi kita ke sini dan katanya bisa menghilangkan penyakit rematik,” tutur warga Krian, Sidoarjo ini. [tin/beq]







