Surabaya (beritajatim.com) – Desak Anies Final Surabaya ditutup dengan lagu Buruh Tani yang menggema di DBL Arena, Surabaya, Jumat (9/2/2024) malam.
Puluhan ribu hadirin yang mayoritas adalah kaum muda dan mahasiswa saling mengepalkan tangan kiri dan bernyanyi bersama sebagai bentuk dukungan perubahan.
Ada yang menarik dari lagu Buruh Tani dinyanyikan para pendukung Anies Baswedan di DBL Arena. Para pendukung meneriakkan nama Presiden Joko Widodo usai penggalan lirik ‘di bawah kuasa tirani’.
“Di bawah kuasa tirani,” kata mereka bernyanyi.
“Jokowi!” sahut belasan ribu mahasiswa yang hadir.
Diketahui, lagu Buruh Tani diciptakan oleh Syafi’i Kemamang. Lagu ini membawa semangat untuk berjuang melawan tirani kekuasaan yang saat itu direpresentasikan oleh Orde Baru.
Lagu Buruh Tani kemudian dikenal sebagai lagu yang sering dinyanyikan pada aksi unjuk rasa buruh, atau ketika demonstrasi mahasiswa. Lagu ini berisi pesan perubahan, demokrasi dan anti penindasan.
Selain menyanyikan lagu Buruh Tani, puluhan ribu peserta Desak Anies juga menyanyikan lagu Tanah Airku ciptaan Saridjah Niung atau Ibu Soed. [ang/beq]






