Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan sosialisasi ajakan menggunakan hak suara dengan melakukan ledang atau siaran keliling. Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilin Generasi Z (Gen-Z).
Sosialisasj tersebut rutin dilakukan menggunakan mobil Videotron. Tidak hanya melintasi jalan utama, mobil Videoteon tersebut juga menyasar lokasi-lokasi yang menjadi titik kumpul gen-Z maupun warga Kota Mojokerto. Bahkan ledang juga melintasi sejumlah lingkungan sekolah di Kota Mojokerto.
“Mulai pekan ini, memang rute ledang juga melewati kawasan sekolah-sekolah, terutama SMA yang sudah mulai punya hak suara. Tujuannya demi meningkatkan partisipasi pemilih pemula dari Gen-Z, agar mereka tidak golput,” ungkap Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, Selasa (5/2/2024).
Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi saran edukasi bahwa meskipun pemilih pemula, mereka adalah generasi penerus yang suaranya dipertimbangkan. Selain itu, lanjut orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini, dengan menyalurkan hak pilih, mereka berarti turut ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.
“Karena kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemimpin terpilih nantinya akan terutama berdampak ke mereka. Jadi ini seperti menentukan nasib mereka sendiri sebenarnya,” tegas Mas Pj (sapaan akrab, red).
Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, jumlah pemilih Gen-Z yang lahir tahun 1997-2007 ada 23.847 atau 23 persen dari total 104.629 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Diantaranya, lima kelompok generasi, persentase tersebut menempati posisi ke-3 terbanyak, setelah generasi Millenial sebanyak 33 persen.
Generasi X sebanyak 28 persen. Sementara pada skala nasional, Gen-Z juga berkontribusi menjadi kelompok pemilih yang mendominasi dalam Pemilu 2024. Secara keseluruhan, KPU telah menetapkan DPT Pemilu 2024 mencapai 204.807.222 pemilih. Diantaranya, 66.822.389 pemilih atau 33,60 persen adalah generasi milenial yang lahir pada 1981-1996.
Berikutnya, terdapat generasi Z sebanyak 46.800.161 pemilih atau 22,85 persen. Sehingga jika dijumlah, kedua kelompok generasi tersebut mendominasi pemilih Pemilu 2024. Dengan total lebih dari 113 juta pemilih atau 56,45 persen dari total seluruh pemilih. [tin/aje]






