Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 70 persen mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya saat ini diperkirakan mengalami stres, baik itu ringan maupun berat. Bahkan, dalam kurun waktu sebulan saja, setidaknya ada sekitar 50 mahasiswa ITS Surabaya yang memerlukan konsultasi kesehatan mental.
Untuk menangani itu, ITS bersama Ikatan Orangtua Mahasiswa (Ikoma) ITS membentuk Student Health Care Center (SHCC). Layanan ini sebagai penanganan dini, sehingga bisa ditemukan akar penyebab stres tersebut.
Ketua Ikoma ITS Wahid Wahyudi menyebut, dalam sebulan ada sekitar 50 mahasiswa ITS yang dinilai memerlukan konsultasi kesehatan mental. Data itu diperoleh saat diskusi bersama perwakilan mahasiswa. “Dari aspirasi tersebut, Ikoma bersama ITS berkolaborasi dengan DearAstrid dalam meluncurkan layanan SHCC ini,” kata Wahid, ditulis Jumat (2/2/2024).
Jadwal operasi layanan di SHCC sendiri akan dibuka mulai 18 Maret 2024 mendatang. Layanan ini bisa digunakan dengan cara melakukan booking jadwal terlebih dahulu dengan pakar psikolog yang ada. Selain mahasiswa, tenaga kependidikan (tendik) dan dosen juga bisa memanfaatkan fasilitas konsultasi tersebut sesuai dengan jadwal yang ada.
Sementara Rektor ITS Prof Mochamad Ashari ingin seluruh pihak bisa memanfaatkan SHCC ini dengan baik. Selain itu, permasalahan mental yang dialami oleh sivitas akademika ITS juga diharapkan bisa diselesaikan. “Kami berharap agar dengan adanya layanan ini dapat membantu meningkatkan prestasi mahasiswa nantinya,” harap Guru Besar Teknik Elektro ITS Surabaya tersebut. [ipl/kun]






