Sampang (beritajatim.com) – Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) inisial MF terjadi di Sampang. MF saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Sampang. Salah satu tindakan MF yang dinilai tidak wajar adalah upaya melihat payudara ibu-ibu.
Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo melalui Kasi Humas Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, berdasarkan gelar perkara dengan terlapor MF atas kasus pelecehan terhadap sejumlah korban dan dikuatkan oleh bukti hasil pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk korban. Maka per tanggal 31 Januari 2024, oknum Kepsek inisial MF ditetapkan sebagai tersangka.
“Untuk pemanggilan terhadap tersangka akan dilakukan secepatnya,” terangnya, Jumat (2/2/2024).
Sekadar diketahui, empat orang perempuan dua di antaranya guru dan dua wali murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Madulang 2, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, melaporkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) setempat. Laporan dilayangkan lantaran diduga melakukan tindakan pelecehan.
Guru yang diduga menjadi korban pelecehan tersebut yakni inisial HL dan HY asal Kabupaten Pamekasan. Sedangkan HTH yang merupakan wali murid asal Desa Maduleng Kecamatan Omben.
“Karena kami sering dilecehkan baik dengan perbuatan ataupun perkataan, maka kami bawa kasus ini ke ranah hukum untuk diproses,” kata HL salah satu guru sekaligus korban pelecehan usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Sampang, Rabu (6/11/2023).
Ia menambahkan, kejadian pelecehan itu tidak hanya terjadi di lingkungan guru sekolah, juga ada korban lainya yakni wali murid SDN Madulang.
“Selain guru ada juga wali murid yang menjadi korban dengan mencoba melihat payudara ibu-ibu saat ambil rapor beberapa waktu lalu,” imbuhnya.
Upaya untuk memberikan efek jera terhadap terlapor sebenarnya guru setempat telah mengadu ke Dinas Pendidikan (Disdik). Namun, tak kunjung ditangapi oleh terlapor.
“Kami terpaksa melaporkan kasus ini ke polisi, karena kami takut terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama menimpa murid,” pungkasnya. [sar/but]






