Blitar (beritajatim.com) – Video seorang petugas Stasiun Garum Kabupaten Blitar menarik sekelompok orang yang hampir tertabrak kereta api Gajayana viral di media sosial. Dalam video itu, seorang petugas lari untuk menarik sekelompok orang yang berdiri di dekat rel kereta api.
Dengan sigap petugas tersebut langsung menyelamatkan sekelompok orang itu dari terjangan kereta api Gajayana. Jika tidak ditarik oleh petugas, sekelompok orang itu kemungkinan bakal terserempet KA Gajayana yang pada waktu itu hendak memasuki area Stasiun Garum Kabupaten Blitar.
“Kejadian tersebut terjadi kemarin (31/1/2024) saat KA Gajayana melintas di Stasiun Garum jam 16.11 WIB,” kata Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Kuswardoyo, Jumat (2/2/2024).
Menurut KAI Daop 7 Madiun, sekumpulan orang yang hampir tertabrak kereta itu adalah penumpang KA Penataran yang sedang menunggu silang susul dengan KA Gajayana. Mereka adalah penumpang KA Gajayana.
Sebagai informasi, silang susul adalah ketika ada dua kereta yang ingin menggunakan jalur yang sama, maka salah satu kereta perlu menunggu terlebih dahulu.
Dalam peristiwa ini, KA Gajayana posisinya sedang menunggu di stasiun, untuk disusul KA Penataran. Jika sudah disusul KA Penataran dengan jalur aman untuk dilintasi, KA Gajayana akan diberangkatkan kembali.
Para penumpang tersebut diduga sengaja keluar dari gerbong kereta saat KA Gajayana sedang berhenti. Sebenarnya petugas sudah mengimbau agar para penumpang tidak keluar dari gerbong kereta.
Namun nyatanya tetap aja ada penumpang yang membandel. Bahkan beberapa orang tersebut ngobrol santai di area berbahaya pinggir rel kereta. Hingga mereka tidak menyadari kalau KA Penataran melintas.
“Tampaknya mereka terlalu asik dan tidak mendengarkan imbauan petugas dan penumpang lainnya,” ujarnya.
Beruntung ada petugas Stasiun yang menyadari adanya sekelompok orang yang berdiri di area berbahaya. Sehingga petugas tersebut lari dan menarik sekelompok pria tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. [owi/beq]






