Kediri (beritajatim.com) – Seorang balita di Kediri, Aditya Feiza Attaqi, bikin Ketua PSI Kota Kediri, Ronny Siswanto terenyuh. Di usianya yang baru lima tahun, bocah ini sudah mengalami kelumpuhan.
Tak tega melihat derita yang dialami Aditya, Ronny memutuskan untuk menjenguk. Dia ingin tahu secara langsung bagaimana kondisi terkini dari Aditya.
“Kebetulan orang tuanya simpatisan kita dan kemarin hadir dalam acara Jalan Santuy dan Ngaji Riang Gembira bersama Gus Iqdam di Tirtoyoso Kediri,” ujar Ronny Siswanto usai menjenguk balita malang itu di rumahnya di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri.
Menurut Ronny, buah hati pasangan Minarsa dan Farida Elvi Yuliana itu tidak sanggup berjalan. Kaki si bocah sama sekali tak bisa digerakkan.
“Saya menjenguk untuk memberi semangat dan memberikan santunan. Motivasi saya hanya ingin meringankan beban yang sakit. Anaknya sebenarnya lincah dan semangat untuk sembuh ada,” beber pengusaha BBM ini.
Kelumpuhan Aditya diketahui setelah sang kakak meminta doa kepada Gus Iqdam saat acara Jalan Santai dan Ngaji Riang Gembira di Taman Tiirtoyoso Kediri, Minggu (21/1/2024) lalu.
“Sebenarnya sudah ada bantuan dari Pemerintah Kota Kediri. Kira-kira juga ada BPJS. Tapi yang sekarang dibutuhkan adalah biaya untuk terapi kesembuhan,” tutup Ronny. [nm/beq]






