Blitar (beritajatim.com) – Khofifah Indar Parawansa tidak kuat menahan air matanya saat pamit undur diri dari jabatannya sebagai Gubernur Jawa Timur. Khofifah meneteskan air matanya saat mengucapkan salam perpisahan di depan ratusan warga terdampak tanah bergerak.
Salam perpisahan yang diucapkan Khofifah pun disambut haru oleh para korban tanah bergerak di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Seolah tidak rela, beberapa warga meneriakkan nama khofifah.
“Hidup ibu Khofifah,” teriakan warga.
Warga terdampak bencana tanah bergerak di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar pun berharap Khofifah bisa maju lagi sebagai Gubernur Jatim lagi. Menurut warga, Khofifah merupakan sosok pemimpin yang dekat dan hangat dengan rakyat.
“Semoga Ibu Khofifah bisa maju kembali sebagai Gubernur, doa kami mengiringi ibu,” ucap Karsianto, warga terdampak tanah bergerak di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar.
Seusai acara Khofifah menjelaskan bahwa dirinya memang akan undur diri dari jabatan Gubernur Jawa Timur pada tanggal 13 Februari 2024 mendatang. Ia pun juga meminta restu kepada warga Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar yang menjadi korban bencana tanah bergerak.
“Saya juga berpamitan kepada masyarakat. Karena masa jabatannya akan habis di 13 Februari dan saya menyampaikan akan maju kembali jadi gubernur,” kata Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim, Kamis (25/01/24).
Di Tengah suasana haru itu, Khofifah juga meminta restu untuk maju kembali sebagai Calon Gubernur Jatim. Dengan nada penuh haru, Khofifah meminta restu kepada warga agar bisa melanjutkan masa baktinya.
“Doakan saya insyaallah saya maji kembali,” ucapanya.
Disinggung soal wakil yang bakal mendampinginya maju kembali, Khofifah masih enggan mengungkapkannya. Khofifah hanya berucap sang wakil masih akan dibahas lebih lanjut.
“Masih akan dibahas lebih lanjut,” tutupnya. (owi/ian)






