Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Kota Mojokerto telah menyelesaikan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio putaran pertama. Hingga per tanggal 23 Januari 2024 tercatat sebanyak 16.523 anak atau 101,9 persem telah telah mendapatkan vaksin.
Capaikan tersebut melebih target dan menjadi tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya. Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro menyampaikan apresiasinya atas kinerja seluruh pihak yang terlibat untuk menyukseskan Sub PIN Polio di kota dengan tiga kecamatan tersebut.
“Alhamdulillah atas sinergi seluruh tenaga kesehatan, para kader, dan seluruh stakeholder terkait Sub PIN Polio putaran pertama di Kota Mojokerto telah terlaksana bahkan capaiannnya melebihi target dan tertinggi kedua di Jatim setelah Kota Surabaya. Sub PIN Polio putaran kedua akan dilaksanakan 19-25 Februari 2024 mendatang,” ungkapnya, Rabu (24/1/2024).
Lebih lanjut sosok yang akrab di sana Mas Pj ini mengingatkan untuk ibu-ibu di Kota Mojokerto mengikuti Sub PIN Polio putaran kedua. Pesan tersebut disampaikan kepada ibu-ibu di Kota Mojokerto yang memiliki anak berusia 0-7 tahun 11 bulan dan belum mendapatkan vaksinasi polio.
Sementara itu, Kepala DinkesP2KB Kota Mojokerto, dr Farida Mariana menambahkan, cakupan imunisasi Sub PIN Polio di Kota Mojokerto tertinggi berasal di bayi dengan rentang usia 0-59 bulan yaitu 6.412 anak. Lalu vaksinasi untuk anak usia 5-<7 tahun yaitu sebanyak 5.340 anak serta usia 7 tahun sebanyak 4.771 anak.
“Meskipun putaran pertama sudah selesai, kami akan terus menyisir selama satu minggu ke depan barangkali masih ada anak yang belum divaksin. Sub PIN Polio digelar di Kota Mojokerto merupakan tindak lanjut kejadian luar biasa dengan ditemukan kasus di Jawa Timur sebagaimana SE dari Kementerian Kesehatan RI Nomor IM.02.03/Menkes/1051/2023,” tegasnya. [tin/ian]






