Surabaya (beritajatim.com) – Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, kembali tampil beda dengan karakteristik khas, dalam debat putaran keempat, di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, Minggu (21/4/2024).
Duet tersebut mengenakan kemeja dan syal khas pecinta alam yang diproduksi khusus oleh jenama Hoya Fields asal Bandung. Kemeja tactical outdoor itu berwarna khaki dan hijau dilengkapi syal ala pendaki yang diikatkan di sekeliling leher bergambar ikon angka 3 dikelilingi slogan ‘sat-set tas-tes selesai’.
Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN), Karaniya Dharmasaputra, mengatakan, kemeja ini merepresentasikan keseharian Ganjar-Mahfud yang dekat dengan rakyat.
“Mereka tak pernah lelah untuk turun ke lapangan dan menyerap energi rakyat Indonesia,” katanya
Penampilan ala pecinta alam ini selaras dengan visi Ganjar-Mahfud untuk mewujudkan negara maritim yang adil dan lestari dan mempercepat perwujudan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui ekonomi hijau dan biru.
Paslon Ganjar-Mahfud memasuki lokasi debat di Jakarta Convention Center Senayan dengan
penampilan khas pecinta alam;
Sebelum masuk ke ruang debat, Ganjar-Mahfud mengangkat tangannya membentuk gestur yoga tiga jari mudra pertiwi dan mengucapkan “Salam Bumi” dengan lantang.

Mudra pertiwi (pritivhi mudra) adalah gestur meditasi yang berhubungan dengan elemen bumi atau tanah. Gestur dengan tiga jari terangkat ini menyeimbangkan energi di dalam tubuh dan menyelaraskan dengan bumi dalam harmoni.
Sikap “membumi” yang muncul akan menghadirkan rasa aman, tenteram, dan stabil, serta menguatkan tubuh secara fisik. Menyatu engan bumi akan menyembuhkan diri. Mudra pertiwi menjadi inspirasi “Salam Bumi”.
“Makna-makna busana dan gestur Ganjar-Mahfud menunjukkan bahwa keduanya memiliki wemangat kepemimpinan yang bersahabat dengan alam, dan penuh perhatian menjaga kelestarian ibu pertiwi,” kata Karaniya. [wir/but]






