Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munstet mulai kepincut permainan Alfan Suaib. Hal itu setelah tim Bajul Ijo melakukan uji coba melawan Persik Kediri.
Di depan Paul Munstet, Alfan menunjukkan kualitas terbaiknya, bahkan dalam permainanya pemain jebolan Epa 20 ini tampil bagus dan menciptakan sejumlah peluang emas saat dimasukkan di pertengahan babak kedua.
Salah satu yang paling bagus adalah dia berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persik Eko Satrio. Menerima umpan terobosan Iqbal, ia lepas dari jebakan off-side di sisi kanan. Akselerasinya tidak mampu dikejar barisan belakang Persik.
Sayang, sudah berhadapan dengan kiper lawan, eksekusinya kurang maksimal. “Tentunya saya akan bekerja keras lagi, dengan berlatih berlatih mandiri. Mendengarkan arahan pelatih, baik di pertandingan maupun di latihan,” kata Alfan.
Sementara itu, Munster mengatakan ia percaya pada talenta-talenta muda yang dimiliki Bajul Ijo. Menurutnya, mereka perlu diberikan menit bermain lebih dalam latihan maupun taktik agar bisa berkembang.
“Lihat di babak kedua tadi, kami masih punya peluang untuk mencetak gol, bahkan para pemain muda memahami bagaimana tim seharusnya bermain, secara keseluruhan positif,” jelasnya.
Diketahui Alfan adalah salah satu pemain muda Persebaya jebolan U20 asal Ternate. Seharusnya Alfan terdaftar di Persebaya U-20 yang tampil di Elite Pro Academy. Namun, karena permainannya bagus, juga ada regulasi yang membolehkan pemain U-20 juga main di tim senior, maka ia dimasukkan ke tim senior oleh Asisten Pelatih Uston Nawawi. Debutnya adalah dalam pertandingan melawan Barito Putera pada November lalu.
Saat dibutuhkan di tim EPA, ia akan turun di ajang itu. Penampilannya cukup bagus, mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhir. Namun, jika dibutuhkan tim senior ia juga naik. Seperti saat uji coba, ia ditampilkan melawan Persik menggantikan Robson Duarte pada menit ke-75. [way/suf]






