Blitar (beritajatim.com) – PKN (Partai Kebangkitan Nusantara) mendapatkan perlakukan istimewa dari KPU Kota Blitar. PKN diizinkan untuk menggelar kampanye selama 21 hari berturut-turut selama 21 hari ke depan.
Keistimewaan ini diberikan lantaran PKN bukan merupakan partai pengusung dari 3 Pasangan Capres-Cawapres. Selain itu PKN juga bersikap abstain atau tidak mendukung salah satu dari 3 Paslon Capres-Cawapres yang ada.
“Kebetulan posisinya PKN itu tidak mendukung baik di Paslon 01,02 dan 03 sehingga mereka bisa melakukan rapat kampanye terbuka selama 21 hari, selama proses di tanggal 21 besok hingga 10 Februari,” kata Rangga Bisma Aditya, Komisioner KPU Kota Blitar, Minggu (21/1/2024).
Khusus PKN diperbolehkan untuk melakukan rapat kampanye terbuka selama 21 hari mulai Minggu (21/1/2024) hingga Sabtu (10/2/2024) mendatang. Selain rapat kampanye terbuka, PKN juga diizinkan untuk melakukan 7 metode kampanye lainnya selama 21 hari berturut-turut.
“Sama (juga diizinkan untuk menggelar kampanye selama 21 hari) untuk 7 metode lainnya yakni rapat terbatas, pertemuan tatap muka, pemasangan APK, penyebaran bahan kampanye, kegiatan bentuk lainnya, itu boleh dilakukan disitu,” jelas Rangga.
KPU Kota Blitar pun mempersilahkan PKN untuk menggelar 7 metode kampanye tersebut selama 21 hari kedepan. Meski begitu, KPU Kota Blitar dan Bawaslu Kota Blitar juga akan melakukan pengawasan terkait pelaksanaan kampanye yang digelar oleh Partai Kebangkitan Nusantara. [owi/suf]






