Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Desa Wonokoyo Menganti, Gresik. Kali ini melibatkan pelajar berinisial AYA (15) asal Menganti yang meninggal dunia di TKP usai terlindas truk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Iptu Tita Puspita Agustina membenarkan adanya kejadian tersebut. Dimana, korban yang mengendarai motor Honda Beat W 5505 DW melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
“Korban tidak bisa menguasai stir kemudian oleng ke kanan lalu terjatuh. Bersamaan dengan itu, ada truk L 8750 UN yang dikemudikan Mustaqim warga asal Rembang,” tuturnya, Kamis (18/01/2024).
Perwira pertama Polri itu menjelaskan korban terjatuh karena menghindari jalan berlubang sebelum jatuh ke arah kanan.
“Diduga korban terjatuh sebelum ada truk yang melintas. Selanjutnya, membentur bagian kanan bodi truk dan terjadilah kecelakaan lalu lintas,” paparnya.
Nyawa pelajar SMA itu, tidak tertolong akibat mengalami luka parah di bagian kepala. Korban AYA pun meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Jenazah pelajar SMA itu langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan visum et repertum,” ungkap Tita.
Terkait dengan kejadian ini, dirinya menghimbau kepada orang tua agar melarang mengendarai motor bila belum cukup umur serta tidak memiliki SIM C.
“Saya menghimbau bila belum cukup umur jangan mengendarai motor. Pasalnya, sesuai aturan yang boleh berumur 17 tahun,” tandasnya. (dny/ian)






