Ngawi (beritajatim.com) – Demam berdarah dengue (DBD) menjangkiti warga Ngawi. Saat ini, anak-anak asal Kelurahan Margomulyo Kecamatan/ Kabupaten Ngawi, Jawa Timur masih ada yang terbaring di bed perawatan RSUD dr Soeroto. Pun, tahun lalu saja, ada empat pasien DBD yang meninggal dunia versi data Dinas Kesehatan Ngawi. Empat pasien itu di usia anak.
Anang Ristanto, pengelola program penyakit menular vektor Dinkes Ngawi mengatakan, total di tahun 2023 ada 375 kasus DBD. ‘’Empat orang pasien meninggal dunia karena DBD, usianya anak-anak,’’ kata Anang, Rabu (17/01/2024)
Untuk di awal Januari 2024 saja sudah mencapai 30 orang pasien DBD. Mayoritas anak-anak. Hingga saat ini, pihak Dinas Kesehatan Ngawi terus melakukan fogging demi mencegah penularan DBD.Fogging sudha dilakukan utamanya di Kelurahan Margomulyo dengan jumlah penderita yang lebih dari tiga orang.
‘’Kami mengimbau pada orang tua, bagi yang anaknya panas tinggi agar segera membawa anak ke puskesmas,’’ pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Mengalami panas tinggi dan tidak nafsu makan,10 anak di Ngawi ternyata terjangkit demam berdarah dengue (DBD). Mereka pun harus menjalani perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi dalam sepekan ini. Diduga, nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di sekolah.
Sebanyak 10 anak itu mayoritas warga Kelurahan Margomulyo Kecamatan/ Kabupaten Ngawi. Warti, salah seorang nenek dari pasien anak mengatakan, saat pulang sekolah cucunya sudah demam.
“Pulang sekolah panas terus sembuh. Kemudian masuk sekolah lagi terus panas kami bawa ke puskesmas hingga akhirnya ke rumah sakit karena ternyata DBD,” kata Warti, Rabu (17/01/2024).
Pun, kawasan kelurahan Margomulyo sudah dilakukan fogging untuk mengurangi penyebaran nyamuk dewasa. “Sudah difogging. Ada anak yang kena DBD gitu,” kata Nila Kusuma Wardani.
Lurah Margomulyo Fajar Hermawan Sutanto mengatakan, di wilayahnya ada 10 orang yang terjangkit DBD. “Memang betul. Mayoritas anak SD. Gejalanya tidak terlalu parah. Kami galakkan PSN agar dilaksanakan masyarakat. Foggingnya sudah ada,” kata Fajar. [fiq/ian]






