Trenggalek (beritajatim.com) – Nasi Gegok, salah satu kuliner legendaris Trenggalek, menjadi bukti hidup dari sejarah panjang kuliner khas daerah ini. Menyajikan cita rasa pedas yang menggoda, Nasi Gegok tak hanya sekadar hidangan, tapi juga bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner masyarakat Trenggalek.
Nasi Gegok telah menyemarakkan panggah dalam peradaban Trenggalek, sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Sejarah kuliner ini membawa kita kembali puluhan tahun silam, khususnya di wilayah Kecamatan Bendungan.
Cita rasa pedas yang menjadi ciri khas Nasi Gegok Trenggalek tak hanya memberikan kenikmatan bagi lidah, tapi juga dianggap dapat memberikan manfaat kesehatan. Dalam laman resmi Pemerintah Kabupaten Trenggalek, kuliner ini dikenal dengan nama Sego Gegok.
Ikan teri menjadi lauk utama dalam Nasi Gegok, memberikan sentuhan pedas yang membuatnya berbeda. Masyarakat Trenggalek meyakini bahwa konsumsi Nasi Gegok dapat meredakan hidung tersumbat akibat flu dan menghilangkan rasa pusing di kepala.
Nasi Gegok bukan hanya menjadi hidangan istimewa dalam acara-acara khusus, tapi juga merupakan makanan sehari-hari di wilayah Kecamatan Bendungan. Harganya yang terjangkau, hanya Rp3.000 hingga Rp5.000 per bungkus, membuat kuliner ini bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Tidak hanya lezat, Nasi Gegok juga dapat dinikmati dengan tambahan menu lauk pauk lainnya. Tempe goreng, sate telur puyuh, sate usus, sate jerohan, dan berbagai pilihan lainnya akan menambah kelezatan hidangan ini. Nikmati kelezatan kuliner legendaris Trenggalek, Nasi Gegok, yang tak hanya memanjakan lidah tapi juga mengajak kita menjelajah sejarah kuliner di kawasan ini. (ian)






