Surabaya (beritajatim.com) – Rumah dan mobil di Gayung Kebonsari X, Surabaya dirusak oleh sekelompok orang, Rabu (17/01/2024). Diduga pengrusakan itu dipicu karena pemilik rumah dan mobil memiliki hutang bernilai miliaran rupiah.
Salah satu warga sekitar, Wisnu mengatakan, nama pemilik rumah tersebut adalah Farida. Menurutnya, puluhan orang dari kelompok yang tidak dikenal itu mendatangi lokasi dan langsung melakukan pengrusakan dengan pelemparan batu. Ke arah mobil yang diparkir dan luar rumah. Massa juga sempat masuk ke dalam rumah dan melakukan pengrusakan hingga pemukulan kepada beberapa orang.
“Tadi ada mediasi dari aparat setempat. Lalu semua pergi (kelompok perusak),” kata Wisnu.
Dia menduga, sekelompok orang yang datang adalah penagih hutang. Ia sendiri takut untuk mendekati lokasi rumah saat situasi memanas. ia mengatakan kalau Farida sedang berada di Jakarta.
“Massa berdatangan melempar batu ke arah dalam rumah. Alat-alat lain seperti kapak dan pedang dari halaman juga diambil,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Gayungan, Kompol Catur Sulisyantomo mengatakan permasalahan itu dipicu oleh Farida yang memiliki hutang hingga Rp 4,5 Milliar. Farida juga sempat dilaporkan ke Polres Sorong.
“Fd merupakan Kontraktor pembuat sutet tiang listrik di Sorong. Dalam prosesnya, dia diduga belum membayar kepada rekanan bisnisnya berinisial Rb,” kata Catur.
Dari peristiwa ini, 3 orang dilarikan ke rumah sakit karena mendapatkan luka-luka. Tampak kaca ruang tamu, 3 mobil rusak bagian kaca dan 1 penutup gerbang rusak. (ang/ian)






