Pasuruan (beritajatim.com) – Angka stunting di Kabupaten Pasuruan mengalami penurunan pada tahun 2023. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah mulanya angka stunting mencapai prosentase 21,5 persen dan turun menjadi 20,5 persen.
Meski begitu, Ani terus mencocokan dengan angka bulan timbang yang dilakukan pada Februari hingga Agustus lalu. Pada data tersebut menunjukkan kasus stunting sudah turun menjadi 7,2 persen.
“Untuk kasus stunting di Kabupaten Pasuruan ini memang perlu sinergi antar OPD (organisasi perangkat daerah) terkait untuk mengatasinya. Namun untuk saat ini memang perssentase angka stunting terus menurun pada 2023,” katanya.
Tak hanya itu, Ani juga mengajak masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk membawa anak balitanya untuk imunisasi polio. Hal ini dikarenakan pada 15 hingga 21 Januari 2023, dinkes melakukan imunisasi serentak.
Terdata ada 256 ribu balita yang tersebar di 24 kecamatan Kabupaten Pasuruan yang akan melakukan imunisasi. Balita yang wajib melakukan imunisasi yakni usia 0 hingga 8 tahun kurang 1 hari atau 7 tahun 11 bulan 29 hari.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan hingga desa untuk menyosialisasikan adanya imunisasi ini. Kami juga mengajak para guru PAUD, TK, dan SD untuk mengajak para wali murid terkait imunisasi,” tutupnya. [ada/suf]






