Ponorogo (beritajatim.com) – Seorang balita di Kabupaten Ponorogo menarik perhatian publik karena namanya yang unik. Oleh orangtuanya, balita tersebut diberi nama Otot Kawat Balung Wesi Ati Quran.
Pasangan suami istri Doni dan Oktavian Zindi Mastura ini punya alasan sendiri memberikan nama unik pada anaknya yang saat ini berusia 8 bulan. Menurut Doni, nama panggilan anaknya adalah Osi, yang merupakan singkatan dari Otot Kawat Balung Wesi Ati Quran.
Doni menceritakan nama yang unik tersebut, merupakan pemberian dari Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Nama yang diberikan orang nomor 1 di Ponorogo kepada anaknya itu bukan hanya sekedar keunikan namun juga mencerminkan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
“Nama itu merupakan pemberian dari sang tauladan dan guru saya, yakni Bupati Sugiri Sancoko, dan saat nama Otot Kawat Balung Wesi Ati Qur’an itu terucap, saya setuju,” ungkap Doni, Senin (15/1/2024).
Doni menjelaskan bahwa nama Otot Kawat Balung Wesi Ati Quran itu terinspirasi dari kisah tokoh pewayangan Raden Gatotkaca. Diharapkan, dengan nama itu, membawa doa dan harapan-harapan yang baik bagi sang anak.
“Anak saya Otot Kawat Balung Wesi Ati Quran itu merupakan rasa bersyukur Gusti kang Moho Agung,” ungkap Doni.
Lebih lanjut, Doni bercerita bahwa anaknya, si Osi tidak hanya unik dalam nama, namun juga menunjukkan sifat ceria dan jarang rewel. Orang-orang yang melihat Osi dan berinteraksi dengannya, kelihatan raut kebahagiaanya.
“Jika orang di dekat dia itu bahagia sekali,” ungkapnya.
Meskipun mendapat berbagai reaksi dari orang-orang yang pertama kali mendengar nama tersebut, Doni tetap teguh dengan prinsipnya. Kisah nama balita Otot Kawat Balung Wesi Ati Qur’an dari Ponorogo itu pun menjadi bukti, bahwa setiap nama punya kisah dan makna tersendiri bagi orangtua mereka.
“Saya punya prinsip sekali nama itu keluar ya sudah itu yang dipakai,” pungkasnya. [end/beq]






