Pamekasan (beritajatim.com) – Galian sumur bor yang menyemburkan air setinggi sekitar 14 meter dari permukaan tanah di Desa/Kecamatan Kadur, Pamekasan, semburkan api dan membuat geger masyarakat setempat, Kamis (11/1/2024).
Galian sumur bor tersebut merupakan lahan tanah milik Junaidi, warga Dusun Barat, Desa/Kecamatan Kadur, Pamekasan, yang hendak membuat sumur bor sejak Rabu (27/12/2023) lalu.
Pengeboran tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan air di desa setempat, termasuk juga memenuhi kebutuhan air di lahan perkebunan yang dimiliki sang pemilik lahan.
Fenomena tersebut juga menjadi atensi dari Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, ia bersama Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaidillah juga meninjau lokasi secara langsung pasca mendapat laporan dari masyarakat.
Baca Juga: Heboh, Galian Sumur Bor Menyembur Setinggi 14 Meter di Pamekasan
Terlebih semburan api tersebut juga menyebar hingga radius sekitar 200 meter dari titik galian bor, sehingga petugas kembali memasang police line sebagai upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Adanya api pada sumur bor ini ada kemungkinan ada yang menyalakan rokok atau korek api, sehingga terjadi semburan api dari titik sumur,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto.
Sejatinya beberapa petugas bersama warga juga sempat berupaya memadamkan api, namun belum berhasil. “Untuk sementara kami mengimbau kepada masyarakat agar menjauh dari semburan api, demi keselamatan,” imbaunya. [pin/kun]






