Blitar (beritajatim.com) – Memasuki tahun 2024, Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Blitar terus dikebut pengerjaannya. Sejauh ini proses pengerjaan JLS di Kabupaten Blitar hanya kurang 2 trase saja. Menariknya lagi JJLS Blitar ini nantinya bakal tembus Malang hingga Tulungagung.
Nantinya jika 2 trase ini sudah dilakukan pembebasan lahan dan pengerjaan, maka jalur lintas selatan (JLS) Blitar-Malang maupun Blitar-Tulungagung bisa terhubung. Dengan begitu JLS dari Malang-Blitar-Tulungagung pun bisa digunakan oleh masyarakat.
“JLS kurang beberapa trase, kurang 2 trase yakni Sumbersih-Ringinrejo serta Ringinrejo-Tugurejo,” kata Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar Hamdan Zulfikri Kurniawan, Selasa (09/01/24).
Kedua trase yang belum masuk tahapan pengerjaan tersebut yakni JLS Sumbersih-Ringinrejo, Wates serta JLS Ringinrejo-Tugurejo, Wates. Kedua trase tersebut saat ini belum dilakukan pembebasan lahan.
Saat ini Dinas PUPR Kabupaten Blitar masih menunggu perintah dari kementerian untuk melakukan pembebasan lahan. Panjang 2 trase yang belum dilakukan pembebasan lahan dan pengerjaan tersebut adalah 22 kilometer.
“Sejauh ini belum ada instruksi kesitu, kami masih menunggu karena belum ada instruksi maka pemerintah daerah juga belum menganggarkan,” imbuhnya.
Trase Ringinrejo-Tugurejo ini akan menghubungkan JLS di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang yang sebelumnya sudah terbangun. Nantinya jika kedua trase tersebut sudah terhubung maka warga Malang Selatan akan lebih mudah menuju Blitar Selatan.
Namun kepastian pengerjaan 2 trase tersebut masih menunggu Kementerian PUPR. Pasalnya saat ini Kementerian PUPR masih fokus mengerjakan JLS Serang-Sumbersih.
“Ini kemarin yang sudah clear pembebasan lahannya Serang-Sumbersih dan rencana akan dibangun di tahun 2024 ini,” tegasnya.
Diketahui panjang jalur lintas selatan (JLS) di Kabupaten Blitar sendiri mencapai 62,78 kilometer. Hingga saat ini total JLS atau Pansela yang telah terbangun adalah sepanjang 3,95 kilometer.
Pemerintah Kabupaten Blitar dan Kementerian PUPR menargetkan JLS ini akan selesai dibangun pada 2025-2030 mendatang. Selain fokus pada proyek JLS, Pemkab Blitar juga tengah fokus membangun jalur sirip atau penghubung menuju jalur lintas selatan.
“Secara total anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan rusak dan betonisasi ada 80 miliar rupiah, dan difokuskan pada wilayah selatan utamanya penghubung JLS,” tutupnya. [owi/aje]






