Gresik (beritajatim.com) – Gudang aspal curah milik PT Multi Trading Pertama di dekat Pelabuhan Gresik dilalap api. Kejadian kebakaran itu terjadi pukul 19.43 wib dan selama 2 jam api terus berkobar menghanguskan seluruh isi gudang tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Awal mula kejadian kebakaran gudang aspal curah itu bermula saat terjadi pergantian shift karyawan. Tiba-tiba salah satu karyawan melihat titik api di area smelter di dalam gudang.
Dalam hitungan detik, api terus membesar dan berkobar. Ditambah kondisi aliran listrik masih menyala. Kemudian karyawan melakukan pemadaman dengan alat pemadam kebakaran (Apar). Namun, api yang tak kunjung padam membuat salah satu karyawan meminta bantuan kepada tim Damkar Pelindo.
Untuk mempercepat proses pemadaman KPLP dan Syahbandar Pelabuhan Gresik menghubungi kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik. Selanjutnya, 3 unit mobil damkar serta 1 mobil suplai dikerahkan ke lokasi.
“Api berhasil dipadamkan selama 2 jam usai berjibaku dengan di jago merah,” ujar Kepala Damkarla Gresik, Suyono, Senin (8/01/2024).
Usai memastikan tidak ada lagi titik api yang muncul 6 personel petugas Damkarla Gresik meninggalkan lokasi.
“Kami mengerahkan 6 mobil damkar. Tiga dari Pemda, 3 mobil damkar dari Pelindo serta 1 mobil suplai air dari PT Oxo Nusantara. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” pungkas Suyono. (dny/ian)






