Surabaya (beritajatim.com) – Tiga mahasiswa Narotama yang diduga keracunan membeli miras di warkop (warung kopi) Sukolilo. Ketiga mahasiswa Narotama itu adalah WAA (mahasiswa Non Aktif angkatan 2017), OKM (mahasiswa Manajemen 2021), dan RAM (Alumni). Mereka lantas mengkonsumsi miras yang dibeli dari warung itu pada Kamis (04/01/2024) malam.
Penelusuran Beritajatim.com, warung kopi itu sering disebut oleh warga sekitar Warpol. Dari luar, tampak warung itu seperti pada umumnya. Namun ternyata, warung itu menyediakan miras oplosan dan bisa dikonsumsi di sekitar warung.
“Beberapa kali, orang orang nongkrong sambil mabuk mabukan. Biasanya aktivitasnya ketika malam hari,” kata Tarmudji, salah satu tukang becak di sekitaran warkop, Senin (08/01/2024).
Sementara itu, Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Pantera Negara menjelaskan bahwa pihaknya telah mendatangi warung tempat para korban membeli miras di dekat Universitas Narotama. Dari situ, pihaknya telah menginterogasi satu penjual dan mengakui bahwa para korban sempat minum-minuman beralkohol oplosan di tempatnya pada Kamis (04/01/2024) malam kemarin.
“Pemilik warung tersebut kami interogasi satu orang. Memang benar, korban ini minum miras di sana, tanggal 4 Januari 2024 malam,” jelasnya.
Petugas kepolisian lantas menyita sejumlah barang bukti miras oplosan mengenakan botol plastik. Selain itu, polisi juga sudah berkoordinasi dengan keluarga para korban untuk dilakukan otopsi. Namun, pihak keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi.
“Kami (polisi) sudah ambil tindakan. Dan juga menunggu dari pihak korban, kalau buat laporan tentu, akan segera kami tindak lanjuti,” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, 3 mahasiswa Narotama meninggal dunia setelah mengkonsumsi miras. Ketiganya tergabung dalam 1 UKM Musik Universitas Narotama. [ang/but]






