Surabaya (beritajatim.com) – Achmad Hidayat, Direktorat Khusus Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Cabang Surabaya menilai pasangan yang dibelanya punya visi yang jelas, terukur, dan membumi dalam berbagai pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hukum.
“Pak Mahfud punya pengalaman dalam bidang pertahanan untuk menjaga NKRI. Apalagi saat debat pak Ganjar mampu melihat tantangan ke depan, salah satunya menyinggung cyber wall,” ungkap Achmad Hidayat saat nobar debat capres yang diadakan beritajatim.com, Minggu (7/1/2024) malam.
Pasangan Ganjar-Mahfud mendorong untuk diadakannya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Termasuk juga saat debat, kata Hidayat, Ganjar menyinggung soal memperkuat infrastruktur digital.
“Selain itu, pak Ganjar mendorong kemandirian industri pertahanan dalam negeri melalui alih teknologi dan political will dari pimpinan tertinggi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan,” lanjut Hidayat melalui acara bertajuk ‘Kenali Dahulu Pilih Kemudian’.
Lebih lanjut, tim pemenangan Ganjar – Mahfud ini memandang bahwa pertahanan keamanan mampu terwujud dengan adanya komitmen yang kuat. Pasangan Ganjar – Mahfud telah menunjukkannya dengan kerja yang konkrit, melalui track record dan rencana kerja yang jelas.
Pasangan Ganjar-Mahfud dinilainya berkomitmen untuk terlibat dalam arah perdamaian dunia dan menghapuskan penjajahan. Hal itu terbukti dengan membela dan memberi dukungan politik terhadap palestina.
“Diplomasi kebudayaan, pendidikan, dan ekonomi akan terus dilakukan untuk memperkuat posisi Indonesia. Ganjar Mahfud akan terus melanjutkan kebaikan sesuai dengan konsepsi apa yang sudah baik kita teruskan kebaikan itu dan kita tingkatkan agar menjadi lebih baik,” ucap Hidayat, menegaskan. (dan/ted)






