Blitar (beritajatim.com) – Awal 2024, jalan sepanjang 10,5 Kilometer menuju pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar telah mulus. Betonisasi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR, membuat jalan yang sebelumnya rusak dan berdebu kini mulus untuk dilewati kendaraan.
Kondisi ini pun tentu menjadi kabar baik bagi warga Kecamatan Binangun serta Wates Kabupaten Blitar. Pasalnya sebelum dilakukan peningkatan kelas, jalan tersebut rusak dan berdebu selama beberapa tahun terakhir.
“Wah, ini mulus sekali bersyukur karena dulu saat lewat sini pasti berlubang dan berdebu, kalau sekarang kan enak dan tidak ada yang berlubang,” kata Enggal, warga Kecamatan Wates yang lewat di jalan Raya Rejoso, Minggu (7/1/2024).
Pengerjaan peningkatan kelas jalan ini dilakukan pada Kamis (10/8/2023) dan telah selesai di akhir 2023. Peningkatan kelas jalan sejauh 10,5 kilometer ini dimulai dari Simpang empat Binangun menuju pabrik gula RMI dan Kedungwungu-Ngembul. Lalu, terakhir dari RMI menuju Ngembul.
Berkat peningkatan kelas (betonisasi) ini, akses jalan dari Kecamatan Kesamben menuju Binangun dan Wates kini semakin mudah. Begitu pula dengan akses jalan dari Kecamatan Sutojayan menuju Binangun dan Wates pun juga telah mulus. “Semoga ada perawatan berkala sehingga jalan yang baru saja dibangun ini tidak cepat rusak,” tutupnya.
Selain mempermudah akses warga, peningkatan kelas jalan ini tentu juga menguntungkan pabrik gula RMI yang berada di Desa Rejoso Kecamatan Binangun. Saat awal pengerjaan dulu, pihak pabrik gula RMI berterima kasih kepada Kementerian PUPR.
Dengan adanya peningkatan kelas jalan ini, maka menjadi peluang bagi PT. RMI untuk mewujudkan produksi gula yang dapat memenuhi kebutuhan gula nasional. Saat ini pabrik gula Rejoso Manis Indo memiliki kapasitas giling mencapai 10.000 per hari (TDC). Sehingga, PT RMI berpotensi meningkatkan kapasitas produksi hingga 2 kali lipat.
“Selain menjadi akses masyarakat, jalan itu merupakan penopang produksi di Pabrik Gula Rejoso Manis Indo yang berada di Kecamatan Binangun, sehingga kami menyambut baik dan mendukung adanya kenaikan kelas jalan di Binangun,” kata Putut Hindaruji, Public & Government Relation Manager PT.RMI, Kamis (10/8/2023) silam.
Diketahui betonisasi sepanjang jalan Rejoso dan Ngembul Kabupaten Blitar ini menelan anggaran negara mencapai Rp58 miliar. Pengerjaan proyek ini pun langsung dari Kementerian PUPR.
“Iya memang sudah selesai dan kini kondisinya sudah baik, kami juga berterima kasih ke pemerintah karena dulu itu anggaran kita terbatas,” kata Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar Hamdan Zulfikri Kurniawan. [owi/suf]






