Jakarta (beritajatim.com) – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengingatkan Satpol PP untuk bersikap netral dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dia menegaskan Satpol PP adalah bagian dari pemerintah.
Pernyataan Cak Imin tersebut menanggapi viralnya video beberapa oknum berseragam Satpol PP yang menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden. Secara tegas, Cak Imin menekankan Satpol PP adalah institusi di bawah Pemerintah Daerah (Pemda) sehingga harus netral.
“Sebagai honorer ataupun ASN yang di dalam lingkup pemerintahan termasuk di kantor Bupati, Pemda, itu apalagi berseragam itu adalah bagian dari wilayah netral,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima Jumat (5/1/2024).
Cawapres dari Koalisi Perubahan ini mengungkapkan, jika Satpol PP tidak netral maka sangat berbaya bagi jalannya pesta demokrasi ini.
“Tentu saja kalau Satpol PP enggak netral gimana bahayanya kita ini? Pilih kasih, gambar yang didukung yang akan dibiarkan, gambar yang saingannya akan diturunkan, ini harus dilawan,” katanya.
Dia pun meminta, aparat Kepolisian, TNI dan Pejabat Pemerintah juga netral dalam pemilu ini. “Kita minta aparat Polri, TNI, pejabat pemerintah betul-betul netral,” kata Cak Imin.
Dia pun menyampaikan bahwa pihaknya akan melaporkan pelanggaran Pemilu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menurutnya, pelanggaran ini merusak agenda nasional karena Pemilu merupakan agenda nasional dan bukan agenda kelompok tertentu.
“Ya tentu, pelanggaran pemilu ini sekali lagi harus kita laporkan ke Bawaslu. Kalau ada pelanggaran-pelanggaran rusak agenda nasional, pemilu itu bukan agenda kelompok, pemilu itu agenda nasional yang merusak adalah yang menghianati agenda nasional kita,” tegasnya. [hen/beq]






