Ponorogo (beritajatim.com) – Sungai Gendol di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, dipenuhi tanaman air enceng gondok. Hal ini menimbulkan kekhawatiran lantaran air sungai bisa meluap saat hujan, menyebabkan dua desa terancam banjir.
Saat hujan deras yang terjadi pada Kamis (4/1/2024) sore kemarin, enceng gondok itu terbawa arus air dan tersangkut di jembatan. Keadaan itulah yang membuat kekhawatiran warga setempat.
Jika tidak segera dievakuasi, maka berpotensi membuat sungai itu meluap. Akibatnya, ratusan rumah di dua desa terancam terendam banjir karena luapan air dari Sungai Gendol tersebut.
“Ribuan enceng gondok ini terbawa oleh aliran sungai yang kemarin hujan deras. Sekarang ini masih nyangkut di bawah jembatan,” kata Witono, salah satu warga Desa Jabung, Jumat (5/1/2024).
Adanya enceng gondok ini, aliran sungai masih tersendat karena banyaknya material eceng gondok yang terbawa oleh air banjir. Petugas polisi, TNI, dan BPBD Ponorogo yang berada di lokasi hanya bisa melakukan pemantauan dan pengamanan sekitar lokasi sungai yang tertutup oleh tanaman eceng gondok.
Pembersihan secara manual tidak mungkin dilakukan karena tingginya material eceng gondok. Keadaan itu diperparah dengan adanya sampah dan rumpun bambu, yang juga menutup aliran sungai.
“Keadaan sungai saat ini ya macet, sebab ketebalan enceng gondok itu mencapai 1-2 meter, ditambah lagi sampah dan rumpun bambu,” katanya.
Keadaan tersebut sudah dilaporkan ke dinas terkait. Diharapkan alat berat segera didatangkan untuk melakukan evakuasi ribuan enceng gondok itu. Jika tidak segera diatasi jembatan bisa berpotensi jebol dan menyebabkan banjir. Sehingga air banjir itu bisa berimbas pada wilayah 2 desa, yakni Desa Tegalsari dan Desa Jabung.
“Harus segera dievakuasi, sebab bisa menyebabkan banjir,” kata Wakapolsek Mlarak Iptu Budioyo.
Petugas gabungan dari Polisi, TNI dan BPBD Ponorogo terus mengimbau warga bantaran Sungai Gendol untuk tetap waspada. Terutama lebih waspada ketika hujan turun, mengingat banyak pemukiman warga yang sangat dekat dengan sungai.
“Kita sudah himbau warga dibantaran sungai untuk waspada, karena enceng gondok belum dievakuasi,” pungkasnya. [end/beq]






